Selebrita
Fakta Lain Mikhavita Wijaya Sebelum Proses Cerai dengan Bams Eks Samsons
Sebelum Proses Cerai dengan Bams Eks Samsons, Mikhavita Wijaya Pernah Terlibat Kasus Hukum Terkait Perlindungan Anak
TRIBUNKALTENG.COM - Sepertinya keluarga Bams Eks Samsons tengah berhadapan dengan masalah pelik.
Selain sang ibu, Desiree Tarigan yang menghadapi masalah rumah tangga dengan Hotma Sitompul, Bams Samsons pun tengah proses perceraian dengan istrinya, Mikhavita Wijaya.
Sebelum masalah rumah tangannya dengan Bams Eks Samsons, Mikhavita Wijaya sempat menghadapi kasus hukum.
Dilansir Grid.ID dari Tribunmataram.com, Sabtu (27/3/2021), pada 2016, Mikhavita pernah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Baca juga: Beda Usia 15 Tahun, Ashanty Kaget dengan Tabiat Asli Anang Hermansyah
Mikha, dilaporkan atas dugaan tindak pidana berdasarkan Pasal 76C jo. Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 mengenai perlindungan anak.
Dian Indrayana yang menjadi pelapor dalam kasus tersebut merupakan rekan bisnis Mikhavita.
Ditemui di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Menteng, Jakarta, Rabu (06/04/2016), Indra dan kuasa hukumnya, Amati Dachi, menjelaskan kronologis yang terjadi.
Kejadian berawal ketika Indra terlambat mengembalikan modal dan keuntungan sebesar Rp 2 miliar ditambah Rp 646 juta yang diinvestasikan Mikha dalam proyek pembangunan Perumahan Citra Grand Senyiur City di Samarinda, Kalimantan.
Pada tanggal jatuh tempo, 24 Maret 2016, Indra belum mengembalikan uang Mikha.
Kemudian, lima hari setelahnya pihak Mikha berniat bertemu dengan Indra di rumahnya di kawasan Jatiasih, Bekasi.
Namun, Indra tidak sedang berada di rumah sehingga pihak Mikha membawa istri Indra dan kedua anak mereka ke kediamannya di Jalan Antasari, Jakarta, sekitar pukul 05.00 WIB.
Ketika Indra menyusul mereka ke kediaman Mikha dan mendapati pihak Mikha berkata kasar terhadap sang istri di depan kedua anaknya.
Sang istri dan anak-anaknya pun diperbolehkan pulang pada pukul 18.00 WIB, sementara Indra masih melakukan mediasi dengan mereka, termasuk Bams.
Mereka pun menemui titik terang dari permasalahan tersebut bahwa Indra harus menyerahkan sertifikat rumah dan tanahnya pada 1 April 2016.
Namun, pada 31 Maret 2016, Mikha mengirimkan beberapa orang untuk mencari Indra serta istri dan kedua anaknya.