Breaking News:

Berita Kalteng

Disarpustaka Kabupaten Kapuas Kalteng Ikuti Rakornas Perpustakaan Nasional RI Secara Virtual

Disarpustaka Kabupaten Kapuas Kalteng ikuti rakornas secara virtual undangan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Syaiful Akhyar
Disarpustaka Kabupaten Kapuas
Jajaran Disarpustaka Kabupaten Kapuas saat mengikuti Rakornas bidang perpustakaan secara virtual, Selasa (23/3/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Disarpustaka Kabupaten Kapuas Kalteng, ikuti rakornas secara virtual undangan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Rakornas tersebut diikuti oleh Sekretaris Disarpustaka Kabupaten Kapuas, Ansyari, beserta jajarannya.

"Kegiatan Rakornas bidang perpustakaan tahun 2021 ini diselenggarakan pada tanggal 22-23 Maret 2021 dengan narasumber yaitu Menteri Dalam Negeri," kata Ansyari, Selasa (23/3/2021).

Dalam Rakornas tersebut, sebagaimana RPJMN 2020-2024 dan RKP Tahun 2022 mengusung tema "Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural", revolusi mental dan pembangunan kebudayaan program prioritas nasional.

Baca juga: Geger Warga Desa Astambul Kabupaten Banjar Kalsel, Dua Tetangga Meninggal di Waktu Hampir Bersamaan

Baca juga: Tiga Calon Pekerja Migran Ilegal Asal Kalsel Diciduk di Bandara Internasional Syamsuddin Noor

Baca juga: April Penerimaan 1,3 Juta Formasi Calon ASN, Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK yang Diterima

Salah satu kegiatannya meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan meningkatkan budaya “literasi, inovasi, dan kreatifitas" bagi terwujudnya masyarakat berpengetahuan dan berkarakter.

Dalam memperkuat budaya literasi harus ada usaha-usaha terintegrasi dari hulu ke hilir yang melibatkan berbagai sektor dan sumber daya.

Sisi hulu penguatan budaya literasi adalah peran eksekutif, legislatif dan yudikatif dalam hal penyediaan anggaran, memperkecil ketimpangan rasio antara jumlah penduduk dengan buku yang tersedia di masyarakat.

Kemudian menyiapkan regulasi distribusi bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pedesaan dan beberapa hal lainnya.

Hilir penguatan budaya literasi adalah pengembangan budaya kegemaran membaca, serta peningkatan akses dan kualitas layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Untuk itu, di dalam memperkuat budaya literasi Indonesia dipentingkan integrasi dan sinergi seluruh stakeholder di pusat dan di daerah, agar ekosistem masyarakat berbudaya literasi dapat segera di wujudkan.

"Melalui Rakornas bidang perpustakaan tahun 2021, dibangun komitmen bersama dan ruang berbagi pengalaman antar pelaku pembangunan perpustakaan dan pegiat literasi di pusat dan di daerah," ungkapnya.

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved