Breaking News:

Kecelakaan Kalsel

Kecelakaan Kalsel, Diduga Ngantuk, Pengendara Tersungkur di Simpang Setaf Pelaihari

Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengimbau kalangan pengendara meningkatkan kehati-hatian saat berk

Tribunkalteng.com/idda royani
Herman alias Cemot tegeletak di jalan raya Desa Atuatu akibat terjatuh dari kendaraan, malam tadi. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM PELAIHARI - Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengimbau kalangan pengendara meningkatkan kehati-hatian saat berkendara.

Sebelum berkendara lebih dulu mesti memperhatikan kondisi kendaraan. Selain itu juga memastikan keadaan diri dalam kondisi sehat dan bugar.

"Para pengguna ranmor tolong untuk selalu waspada dalam berkendara, kurangi kecepatan dan selalu mengecek kesiapan ranmor sebelum berangkat," ucap Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi melalui Kasat Lantas AKP M Taufiq Qurahman, Minggu (28/2/2021).

Hal tersebut sangat penting diperhatikan guna menghindari risiko kecelakaan selama berkendara. Termasuk risiko kecelakaan tunggal seperti yang terjadi malam tadi sekitar pukul 22.00 Wita.

Baca juga: Penemuan Mayat Kalsel, Lansia di Tala Ditemukan Tak Bernyawa, Mengapung di Sungai Kecil

Seorang pengendara, Herman alias Cemot, mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari. Sebelumnya, lelaki dewasa itu bergerak dari simpang empat Setaf perbatasan wilayah Desa Kunyit, Kecamatan Bajuin.

"Akibat kecelakaan tunggal itu, pengendara atas nama Herman mengalami luka pada bagian kepala dan wajah," sebut Taufiq.

Insiden tersebut sempat menjadi perhatian kalangan pengendara yang melintas karena jalur jalan setempat kini selalu ramai lantaran menjadi jalur alternatif kendaraan dari arah Banjarmasin menuju Kota Pelaihari. Apalagi, Herman terkapar tak bergerak di tepian jalan tersebut.

Taufiq mengatakan setelah mendapat laporan pihaknya langsung menuju lokasi. Korban kemudian dievakuasi mengunakan ambulans menuju RSUD Hadji Boejasin di Kelurahan Saranghalang.

Taufiq menerangkan Herman terjatuh dari kendaraan di Depan RM Ayam Tornada. Beberapa warga dan pengendara yang melintas pun mendekat.

Ia menerangkan, malam itu Herman mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra tanpa nomor polisi, melaju dari kediaman di Desa Ketapang menuju arah simpang empat Setaf.

"Setiba di TKP pengendara tersebut diduga mengantuk sehingga mengakibatkan kehilangan kendali sepeda motornya dan oleng ke kanan dan terjatuh," paparnya.

Dikatakannya, pengendara tersebut semat tak sadarkan diri. "Biasa, efek kejut pascaterjatuh. Namun kondisi korban hanya mengalami luka ringan dan sudah baik keadannya," pungkas Taufiq.
(Tribunkalteng.com/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved