Berita Kalsel
Donor Darah Plasma Konvalesen Mulai Ramai, Tanahlaut Segera Bahas dengan Tim Ahli
Pemkab Tala, mulai membahas donor darah plasma konvalesen untuk terapi penyembuhan pasien covid 19 dengan IDI Tala
Penulis: Idda Royani | Editor: Edinayanti
TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Belakangan ini mulai ramai donor darah plasma konvalesen sebagai upaya penyembuhan pasien yang terpapar coroma virus diseases (vovid-19).
Mengenai hal itu, Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), juga mulai mempertimbangkan upaya tersebut.
"Terkait donor darah plasma konvalesen itu, mau kita bicarakan dulu dengan Tim Ahli," ucap Bupati Tala H Sukamta, Senin (22/2/2021).
Kapan rencana pembahasan itu dilakukan? "Pekan depan," tandas orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini kepada banjarmasinpost.co.id.
Baca juga: Sebagian Besar Harta Bastiah Musnah, Tengah Malam Api Membara di Handilbabirik Tanahlaut
Baca juga: Cek Kesehatan, Korban Banjir Kalsel di Sungai Tabuk Banjar Keluhkan Flu, Pusing dan Diare
Siapa tim ahli yang akan dimintai pendapatnya? Sukamta menyebutkan mereka adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tala dan tim ahli yang tertuang dalam SK penanganan covid-19 Tala.
Apakah tim ahli dalam SK tersebut adalah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covir-19 Tala? "Betul," tandas Sukamta.
Sekadar diketahui, plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh.
Kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinfeksi.
Jadi, donor darah plasma konvalesen adalah donor darah dari penyintas Covid-19 untuk membantu pasien lain yang belum sembuh dari corona.
Terapi plasma darah konvalesen kini tengah menjadi perbincangan sebagai salah cara untuk membantu mereka yang tengah berjuang melawan Covid-19.
Secara sederhana, terapi plasma konvalesen dapat dipahami sebagai transfer antibodi antara penyintas suatu infeksi kepada orang yang tengah mengalami infeksi
(tribunkalteng.com/roy)