Breaking News:

Berita Palangkaraya

Hasil Tambang dan Minyak Kelapa Sawit Masih Jadi Primadona Ekspor Kalteng

Provinsi Kalimantan Tengah banyak memiliki kekayaan alam yang bisa diandalkan sebagai produksi ekspor andalan berupa tambang batu bara, bijih logam da

Tribunkalteng.com/ faturahman
Truk Tangki beriai Minyak Kelapa Sawit ini ,hingga, Minggu (14/2/2021) masih marak dijalan-jalan umum di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng untuk pengapalan di Pelabuhan CPO Bagendang Kecamatan Mentaya Hilir Utara,Sampit. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Provinsi Kalimantan Tengah banyak memiliki kekayaan alam yang bisa diandalkan sebagai produksi ekspor andalan berupa tambang batu bara, bijih logam dan minyak kelapa sawit , crude palm oil (CPO) yang menjadi penyumbang perekonomian Bumi Tambun Bungai.

Pantauan di Sampit, hingga Minggu (14/2/2021) setiap hari ratusan truk angkutan CPO masih aktif mengirimkan minyak kelapa sawit dari perusahaan ke pelabuhan.CPO Bagendang Kecamatan Mentaya Hilir Utara untuk dilakukan pengapalan untuk eskpor ke beberapa negara.

Demikian juga dengan puluhan kapal tongkang pengangkut bijih besi yang ditarik tugboat dari lokasi pengerukan menuju muara Sungai Mentaya juga masih ramai lalulalang di Sungai Mentaya dengan membawa hasil galian bijih besi hingga ribuan metrik ton.

Baca juga: Penceraian Kalsel, Sebanyak 97 PNS Banjarbaru Bercerai di Masa Pandemi Covid- 19

Kepala Badan Pusat Statistik Kalteng, Eko Marsono, mengungkapkan,
nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Desember 2020 mencapai
189,18 juta USD, naik 24,32 persen dibanding November 2020
dan turun 12, 33 persen dibanding Desember 2019.

Menurut dia, ada beberapa hasil tambang dan minyak kelapa sawit yang merupakan penghasil utama ekspor yang tetap berjalan dengan baik."Batubara, minyak kelapa sawit, dan bijih logam (seng, timbal, dan zirconium) merupakan komoditas ekspor utama Kalteng selama Desember 2020," ujarnya.

Dia juga menjelaskan, beberapa negara yang menjadi negara tujuan masih nornal dalam menampung hasil bumi Kalteng tersebut." Mereka ini dati negara Tiongkok, Jepang, dan Malaysia yang menjadi negara tujuan utama ekspor Kalteng selama Desember 2020," ujarnya. (Tribunkalteng.com/ faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved