Breaking News:

Berita Palangkaraya

DPRD Kalteng Soroti Pembangunan Siring Drainase Pasar Kahayan Palangkaraya Ambruk

Proyek Kalteng, pembangunan siring atau turap Drainase Primer di Kawasan Pasar Kahayan di Jalan Tjilik Riwut kilometer 2 Palangkaraya

Tribunkalteng.com / faturahman
Siring atau turap drainase di Kawasan Pasar Kahayan Palangkaraya, Kalimantan Tengah diperkirakan sejauh 50 meter ambruk diduga akibat tak kuat menahan kuatnya arus air. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pembangunan siring atau turap Drainase Primer di Kawasan Pasar Kahayan di Jalan Tjilik Riwut kilometer 2 Palangkaraya, ambruk sekitar 50 meter dalam beberapa hari ini.

Kejadian ini diduga akibat tak mampu menahan kuatnya arus Sungai Kahayan.

Pembangunan siring sejauh 640 meter tersebut merupakan Proyek Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Sumber Daya Air SNVT PJSA WS Mentaya-Katingan, WS.Barito, WS. Jelai-Kendawangan Provinsi Kalteng tersebut ambruk dan hingga, Selasa (9/2/2021) belum diperbaiki.

Belum ada petugas instansi terkait yang datang melihat kerusakan proyek tersebut, pihak PUPR Provinsi Kalteng menyebut, proyek tersebut bukanlah tanggungjawab mereka karena menjadi kewenangan dari pihak Balai Wilayah Sungai Kalimantan.

Narkoba Kalteng, Pengedar Sabu Jalan Delima Sampit Ditangkap, Polisi Amankan 8,18 Gram Sabu

Anggota Komisi IV (bidang infrastruktur) DPRD Kalteng, H Achmad Rasyid, meminta instansi terkait harus turun ke lapangan melakukan pengecekan penyebab ambruknya proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Sumber Daya Air SNVT PJSA WS Mentaya-Katingan, WS.Barito, WS. Jelai-Kendawangan Provinsi Kalteng, tersebut.

"Instansi terkait harus turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan penyebab hingga siring atau turap drainase Primer Pasar Kahayan tersebut ambruk, karena jika dibiarkan begitu saja kerusakan bisa merembet ke bagian yang lainnya. Harus dilakukan pengecekkan apakah kerusakan karena apam atau teknis pengerjaan yang tidak benar perhitungannya," ujarnya.

Pembangunan drainase utama pengendalian banjir Kota Palangkaraya yang terletak di kawasan Pasar Kahayan tersebut dianggarkan sebesar Rp17.463.440.000,- dikerjakan oleh PT. Karya Nusa Mandiri (KNM) untuk mendukung program pengendalian banjir di wilayah Kota Palangkaraya.

Proyek drainase dilaksanakan sejak tanggal 24 Maret hingga 18 November 2020 untuk mendukung pemerintah setempat dalam mencapai tujuan Kota Palangkaraya bebas banjir. Drainase awal sebelum proyek tersebut, pada bagian sekitar Jalan Tjilik Riwut juga ambruk akibat derasnya air yang lewat untuk menuju ke Sungai Kahayan.

Drainase tersebut dibangun untuk menampung air kiriman dari bagian atas saluran ruas jalan Rajawali juga air sungai Kahayan yang debit air nya tinggi juga akan masuk ke saluran drainase tersebut, karena merupakan saluran utama penyaluran air dari drainase sekunder dan tersier yang ada di dalam Kota Palangkaraya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved