Breaking News:

Berita Balangan

Dua Puluh PPPK Kabupaten Balangan Kalsel Akhirnya Terima SK

Rona wajah bahagia, terpancar dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Balangan yang baru

kontan
ilustrasi seleksi cpns 

Berita Balangan
Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PARINGIN- Rona wajah bahagia, terpancar dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Balangan yang baru saja diambil sumpah/janji jabatan.

Pengambilan sumpah janji jabatan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Balangan, Ansharuddin didampingi rohaniawan, di Aula BKPPD Kabupaten Balangan, Jumat (5/2/2021).

PPPK Kabupaten Balangan yang baru mendapatkan SK, Ahmad Araji merasakan kebahagiaan tersebut. Bagaimana tidak, penantiannya setelah sekian tahun kini berujung manis. Ia bisa menjadi tenaga PPPK dan mengabdikan diri pada bidang yang geluti.

Dihantui Longsor Susulan, Puluhan KK di Panggungbaru Tala Kalsel Ngungsi ke Kebun Karet

Araji merupakan satu peserta PPPK pada tahun 2019 lalu. Tahun ini, ia bersama PPPK lainnya yang seangkatan serentak mendapatkan SK yang sempat tertunda.

Sebelumnya Araji merupakan tenaga honorer yang bekerja sejak tahun 2008. Keberadaan PPPK menjadi kesempatan dirinya untuk berkarir dan akhirnya lolos pada seleksi tersebut. Kini, Araji pun ditempatkan di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Paringin. Ia berujar akan semaksimal mungkin melaksanakan tugas pada profesinya sekarang.

"Sekarang saya ditugaskan di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Paringin. Ke depannya saya pun tetap melaksanakan tugas pokok di penyuluh pertanian," ucap Araji.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKPPD Kabupaten Balangan, Sufriannor, mengatakan setelah dilaksanakannya prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah PNS maupun PPPK, diharapkan mereka bisa menyesuaikan diri di tempat kerja masing-masing.

"Khusus untuk PPPK, kami berharap mereka lebih menyesuaikan diri serta meningkatkan kinerjanya dilingkungan penempatan yang sudah ditentukan, " ucap Supfriannor.

"Sehingga kontrak yang dilakukan selama lima tahun nantinya berjalan sesuai harapan," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, seleksi PPPK telah berlangsung pada 2019 lalu. Namun karena ada sejumlah kendala, lantas SK pun tertunda dan baru didapatkan pada awal 2021 ini.

Sufriannor menerangkan, ada 20 orang PPPK yang lolos seleksi pada tahun 2019 lalu. Rinciannya yakni sembilan orang tenaga guru dan 11 di antaranya tenaga penyuluh pertanian.

Tahun 2021 ini pula Sufriannor juga menyampaikan dibukanya seleksi PPPK kembali. Namun masih belum diketahui untuk tahap pendaftaran.
(Tribunkalteng.com/isti rohayanti)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved