Update Banjir Kalsel
Banjir Batola Kalsel Rendam 65 Sekolah, Pembelajaran Terhenti Total
Dua pekan berlangsung, banjir masih merendam di sejumlah kawasan Kabupaten Batola. Situasi ini menyebabkan pembelajaran puluhan sekolah terhenti total
Editor: Edi Nugroho
TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Dua pekan berlangsung, banjir masih merendam di sejumlah kawasan Kabupaten Batola. Situasi ini menyebabkan pembelajaran puluhan sekolah terhenti total.
"Sekarang pembelajaran putus total, sebelumnya masih bisa PJJ, akibat banjir ini juga turut terkendala," Ungkap Sumarji Kepala Dinas Pendidikan Batola.
Hal itu dikarenakan untuk memenuhi dan menyiapkan keperluan belajar siswa selama daring, para guru harus hadir di sekolah.
• Urus Perpanjangan SIM di Satlantas Polresta Palangkaraya Wajib Ikuti Protokol Kesehatan
Dari data yang dihimpun pihaknya, setidaknya ada 65 sekolah yang terdampak banjir di tiga kecamatan.
Kategori terparah ada di Kecamatan Alalak sebanyak 11 TK/KB, 8 SD dan 2 SMP. kecamatan Mandastana sebanyak 11 TK/KB, 7 SD dan 3 SMP. untuk Kecamatan Jejangkit sebanyak 7 TK/KB, 8 SD dan 2 SMP.
Selain data tersebut, juga ada 15 sekolah yang halamannya terendam, masing-masing di Kecamatan Cerbon, Mandastana dan Kecamatan Rantau Badauh.
Selain data sekolah yang terdampak banjir, Disdik Batola juga mengantongi setidaknya 10 sekolah yang menjadi tempat pengungsian.
Letaknya tersebar di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Bakumpai satu sekolah, Kecamatan Rantau Badauh 3 sekolah, Kecamatan Mandastana empat sekolah dan dua sekolah lainnya di Kecamatan Alalak.
Adapun jumlah pengungsi sementara yang menempati bangunan sekolah berkisar 800 orang, yang terdiri dari anak-anak, dewasa dan lansia. (Tribunkalteng.com/MuhammadTabri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/anak-anak-di-pengungsian-asdfa.jpg)