Update Banjir Kalsel

Pembersihan Sampah Pasca Banjir di HST Bakal Estafet ke Bupati Selanjutnya

Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah terpilih resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Hulu Sungai Tengah, di Hotel Madani, Barabai

Tayang:
Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Eka Pertiwi
Sampah bekas banjir di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI - Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah terpilih resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Hulu Sungai Tengah, di Hotel Madani, Barabai, Sabtu (23/1/2021).

Bupati dan Wakil Bupati Terpilih yakni, Aulia Oktafiandi dan Mansyah Sabri.

Acara penetapan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Hulu Sungai Tengah A Chairansyah.

A Chairansyah mengucapkan selamat terhadap Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Baca juga: DPRD Kapuas Berangkatkan Empat Mobil Bawa Bantuan untuk Korban Banjir di Kalsel

Ia menyebut akan banyak pekerjaan rumah untuk Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah terpilih ke depan.

Apalagi, Kabupaten Hulu Sungai Tengah baru saja ditimpa musibah banjir bandang dan juga longsor.

"Persoalan ke depan yakni masalah sampah. Masa jabatan kami hingga pertengahan Februari ini. Kami memperkirakan persoalan sampah hingga sebulan ke depan. Ini tentu akan menjadi pekerjaan rumah bagi bupati terpilih," bebernya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, M Yani menyebut, sampah yang ada selama banjir diprediksinya lebih dari 2.500 rit.

Selama enam hari, pihaknya sudah mengangkut sebanyak 1250 rit sampah. Ia memprediksi sampah akan bersih hingga tiga pekan ke depan.

"Karena sampah rumah saja paling banyak. Lima rumah satu truk sampah. Bahkan ada satu rumah lebih satu truk. Estimasi pekan akan selesai. Itu pun dibantu oleh Kabupaten tetangga dan relawan lainnya. Jika tidak akan memakan waktu lebih lama," bebernya.

Pihaknya juga melayani pengambilan sampah mandiri pada malam hari dengan catatan warga yang menaikkan ke truk sampahnya.

Pihaknya memiliki armada 14 unit. Dua eksavator, dan satu unit buldozer untuk di TPA.

"Petugas kebersihan ada 230 orang termasuk sopir petugas taman petugas listrik TPST dan pasukan sungai serta pengelola TPA dan IPLT (limbah Tinja)," bebernya.

Sementara itu, Bupati HST terpilih, Aulia Oktafiandi menyebut banyak tugas yang harus dikerjakan nantinya. Khususnya pasca bencana. (Tribunkalteng.com/Eka Pertiwi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved