Update Banjir Kalsel

VIDEO Handilnegara Masih Tenggelam, Tinggi Air Sepinggang Orang Dewasa

Membaiknya cuaca sejak beberapa hari terakhir bahkan Kamis (21/1/2021) hari ini panas terik berdampak signifikan terhadap penyusutan genangan banjir.

Tayang:
Penulis: Idda Royani | Editor: edi_nugroho
Foto Polda Kalteng
Polsek Jekanraya Palangkaraya, Jumat (22/1/2021) resmi dioperasionalkan. 

Editor: Edi Nugroho

banjarmasinpostwiki.tribunnews.com - Membaiknya cuaca sejak beberapa hari terakhir bahkan Kamis (21/1/2021) hari ini panas terik berdampak signifikan terhadap penyusutan genangan banjir.

Termasuk genangan di ruas jalan nasional.di perbatasan Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulang dan Desa Benuaraya Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pantauan banjarmasinpost.co.id, Kamis sore pengendara kendaraan roda dua dan pengemudi roda empat ke atas, mulai melintasi ruas jalan raya yang diapit lahan rawa tersebut.

Bentang panjang genangan masih sejauh sekitar 300 meter. Genangan terdalam masih sekitar setinggi lutut orang dewasa, rata-rata genangan sekitar 20-30 sentimeter.

Baca juga: Kecamatan Jekanraya Palangkaraya Kalteng Kini Memiliki Polsek Sendiri

Sejumlah pengendara roda dua nekat menerobos dan umumnya berhasil melintasi. Sementara mobil umumnya cukup lancar melintasi genangan.

Penuturan warga sekitar, baru hari ini pengendara mulai melintas. "Mulai siang tadi sudah mulai banyak yang lewat-lewat," ucap Rusidah, warga RT 6 Gunungraja di sela aktivitasnya bersih-bersih rumah.

Perempuan setengah baya ini sejak sepekan lalu mengungsi ke rumah keluarganya. Pagi tadi dirinya bersama sang suami dan anak sulung pulang untuk bersih-bersih rumah. Genangan di rumahnya telah susut drastis, hanya sekitar mata kaki dari semula hingga setinggi lutut.

Warga sekitar sebagian meletakkan batu besar di depan rumah, di bahu jalan. Tujuannya agar pengendara/pengemudi memelankan laju kendaraan. Pasalnya, gelombang yang ditimbulkan berdampak terhadap kerusakan fisik bangunan terutama kaca.

"Lemari kaca dagangan saya pun retak, pecah. Rumah-rumah lainnya malah ada yang pecah kaca rumahnya, juga pintunya," sebut Rusidah.

Ia berharap para pengendara kasihan dengan warga yang bermukim di tepi jalan. Caranya cukup memelankan laju kendaraan saat melintasi ruas jalan setempat yang tergenang.

Di simpang tiga Tambangulang--lokasi pengalihan arus melalui jalur altermatif--masih terpajang water barrier di tengah badan jalan. Banner bertulis pengalihan jalur juga masih berdiri kokoh.

Namun sejumlah pengendara/pengemudi yang bergerak dari arah Pelaihari menerobosnya melalui celah samping kanan dan kiri.

Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi melalui Kasatlantas AKP M Taufiq Qurahman mengatakan pihaknya akam segera berkoordinasi dengan Polsek di dua wilayah tersebut (Tambangulang dan Batibati).

"Mudah-mudahan besok sudah bisa dilewati secara normal," ucapnya.(Tribunkalteng.com/ faturahman).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved