Breaking News:

Banjir di Kalsel

Warga Korban Longsor di Desa Batung Tapin Kalsel Akhirnya Ditemukan

Korban Longsor bersama Exavator yang terjadi di Jalan Trans Kandangan-batulicin tepatnya di Desa Batung (Geping/lukut bagantung) RT 06, Rw 02

Tribunkalteng.com/Stanislaus Sene
Korban Longsor bersama Exavator yang terjadi di Jalan Trans Kandangan-batulicin tepatnya di Desa Batung (Geping/lukut bagantung) RT 06, Rw 02 menuju Kabupaten Tanah Bumbu akhirnya ditemukan. Sabtu, (16/01/2021). 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, RANTAU - Korban Longsor bersama Exavator yang terjadi di Jalan Trans Kandangan-batulicin tepatnya di Desa Batung (Geping/lukut bagantung) RT 06, Rw 02 menuju Kabupaten Tanah Bumbu akhirnya ditemukan. Sabtu, (16/01/2021).

Informasi yang dihimpun Banjarmasinpist.co.id korban diketahui bernama Marwan (30) warga asal Desa Durian Tabung, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya korban bersama alat berat excavator merk Komatsu PC 200 warna kuning tergelincir masuk dalam jurang dan hilang saat hendak melakukan pembersihan jalan yang ditutupi longsor.

Baca juga: Banjir Sapu Barabai HST Kalsel, Tujuh Warga Meninggal

Proses pencarian terhadap korban dan alat berat tersebut sempat dihentikan akibat kesulitan tim relawan bersama TNI-Polri karena keterbatasan Signal telepon dan penerangan.

Pencarian kemudian dilanjutkan oleh Tim TRC, Satgas dan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Tapin, TNI, POLRI, Orari Lokal Tapin, Tagana Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Relawan Hulu Sungai Selatan serta masyarat melakukan pencarian korban yang tertimbun reruntuhan.

Seorang saksi mata, Hendra yang merupakan teman korban, saat kejadian korban membersihan reruntuhan yang menutup akses jalan menggunakan alat berat, kemudian di lokasi terjadi longsor susulan yang menimpa alat berat yang dioperasikan korban dan terjatuh kejurang sedalam kurang lebih 50 meter.

Kapolsek Piani, Iptu sufian Noor S.E saat dihubungi Banjarmasinpost.co.id mengatakan saat korban jatuh ke jurang bersama alat beratnya, korban tidak sempat keluar dikarenakan kaki terjepit oleh alat berat.

"Korban kemudian ditemukan sekitar pukul 00.30 wita dan dalam keadaan sudah meninggal dunia," ungkapnya.

Iptu Sufian mengatakan saat ini korban sudah diterima oleh pihak keluarga.

"Untuk kondisi jalan, hingga saat ini sudah bisa dilalui," lanjutnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar terus tingkatkan kewaspadaan dan cepat menyampaikan informasi bilamana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (Tribunkalteng.com/Stanislaus Sene )

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved