Breaking News:

Techno

Popularitas WhatsApp Menurun Diduga Akibat Kebijakan Privasi, Telegram dan Signal Meroket

WhatsApp tercatat mengalami penurunan jumlah unduhan yang cukup signifikan, yakni sebesar 11 persen dalam tujuh hari pertama tahun 2021

istimewa
Ilustrasi WhatsApp 

TRIBUNKALTENG.COM - Popularitas WhatsApp tampaknya mulai turun setelah adanya kebijakan privasi baru yang digaungkan di awal tahun 2021.

Dalam laporan firma riset Sensor Tower, WhatsApp tercatat mengalami penurunan jumlah unduhan yang cukup signifikan, yakni sebesar 11 persen dalam tujuh hari pertama tahun 2021, dibanding periode sebelumnya.

Firma riset aplikasi App Annie juga melaporkan penurunan pengguna WhatsApp. Peringkat WhatsApp di daftar aplikasi terpopuler, baik di Android dan iOS, tercatat menurun.

App Annie menyebut jumlah unduhan WhatsApp kini menempati peringkat ke-38 di Amerika Serikat dan peringkat ke-10 di Inggris. Peringkat ini tercatat lebih rendah dari periode sebelumnya.

Baca juga: Inilah 5 Fitur Aplikasi WhatsApp yang Jarang Digunakan Namun Bermanfaat

Baca juga: Amankan Vaksin Sinovac, Polres Kapuas Turunkan Personel Jaga Tempat Penyimpanan Vaksin

Baca juga: Daftar Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Selasa 12 Januari 2021

Sementara itu, pesaingnya, Telegram dan Signal justru kebanjiran pengguna baru dalam jumlah yang signifikan dalam beberapa hari terakhir ini, seperti dirangkum KompasTekno dari Reuters, Selasa (12/1/2021).

Menurut laporan Sensor Tower, dalam dua hari pada akhir pekan lalu, aplikasi Telegram telah diunduh lebih dari 2,2 juta kali di Android (Play Store) dan iOS (App Store). Sementara itu, Signal juga ikut mendapatkan tambahan 100.000 pengguna baru dalam kurun waktu yang sama.

Saat WhatsApp mengumumkan kebijakan baru pada 7 Januari lalu, Telegram mendapat 1,7 juta download dan Signal meraih 1,2 juta unduhan. Sementara itu, WhatsApp yang biasanya mendominasi, hanya mendapat 1,3 juta unduhan, seperti dilaporkan Sensor Tower.

Penurunan WhatsApp dan peningkatan jumlah pengguna baru Telegram dan Signal ini bersamaan dengan mulai diberlakukannya kebijakan privasi dan persyaratan layanan baru WhatsApp.

Para pengguna WhatsApp mendapatkan pemberitahuan tersebut mulai Kamis (7/1/2021), lewat notifikasi yang muncul ketika membuka aplikasi berwarna hijau tersebut.

Dalam notifikasi itu, WhatsApp menyampaikan tiga pembaruan penting, termasuk peraturan yang mewajibkan pengguna menyerahkan data ke Facebook, apabila ingin tetap menggunakan WhatsApp. Kebijakan baru ini akan mulai berlaku pada 8 Februari 2021.

Kebijakan yang dicanangkan WhatsApp mendapatkan respons yang beragam. Tak sedikit dari pengguna yang memilih untuk setuju karena masih ingin menggunakan aplikasi pesan instan tersebut dalam jangka waktu yang panjang.

Sebaliknya, sejumlah pihak aktivis privasi mempertanyakan kebijakan yang dikeluarkan WhatsApp, dan menyarankan penggunanya untuk beralih menggunakan aplikasi serupa lainnya, seperti Telegram dan Signal.

Popularitas Signal juga meroket setelah mendapat dukungan dari Elon Musk dan bos Twitter, Jack Dorsey. Elon Musk mengunggah twit yang menyarankan para pengikutnya menggunakan Signal.

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Bukti WhatsApp Mulai Ditinggalkan Pengguna

Editor: Rahmadhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved