Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kasus Korupsi Bandar Udara Muhammad Sidik Barito Utara Segera Masuk Persidangan

Kasus korupsi korupsi pembangunan lapangan parkir Bandar Udara Muhammad Sidik Muara Teweh Kabupaten Barito Utara dalam waktu dekat akan

Tribunkalteng.com/ faturahman
Serah terima tersangka dan barang bukti tindak pidana korupsi pembangunan fasilitas bandara Muhamad Sidik Muara Teweh Kabupaten Barito Utara di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kasus korupsi korupsi pembangunan lapangan parkir Bandar Udara Muhammad Sidik Muara Teweh Kabupaten Barito Utara dalam waktu dekat akan masuk tahapan persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Restianto Basuki Sudarmo, Jumat (8/1/2021) mengatakan, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah telah melakukan serah terima tersangka dan barang bukti atas nama AS dalam kasus tersebut .

Tersangka AS adalah Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Bandar Udara Muhammad Sidik Muara Teweh Kabupaten Barito Utara yang terlibat dalam perkara tindak pidana korupsi Pembangunan Lapangan Parkir Bandar Udara Muhammad Sidik Muara Teweh Kabupaten Barito Utara.

Baca juga: Polres Kotim Amankan Tiga Warga Gunung Bromo Baamang Sampit Usai Pesta Sabu

"Kasus tersebut merugikan keuangan negara sebesar Rp. 1.103.880.913,00 (satu milyar seratus tiga juta delapan ratus delapan puluh ribu sembilan ratus tiga belas rupiah) dan perkara tindak pidana korupsi Pembangunan Jalan PKP-PK yang merugikan keuangan negara sebesar Rp. 1.336.050.394, 00," ujarnya.

Dalam perkara tersebut, tersangka didampingi Penasihat Hukum B Hary Setiawan dan tidak dilakukan penahanan, karena tersangka juga merupakan narapidana yang sedang menjalani hukuman penjara selama 3 dalam perkara tipikor Pembangunan Landasan Pacu, Taxi Way, Apron pada Bandara yang sama dan perkaranya telah berkekuatan hukum tetap.

Kasi Penkum Kejati, ini menjelaskan, dalam perkara ini, tersangka disangka melanggar tindak pidana korupsi."
Serah terima tersangka dan barang bukti berjalan lancar untuk selanjutnya dalam waktu 10 hari ke depan, perkara ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palangkaraya," ujarnya. (Tribunkalteng.com/ faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved