Breaking News:

Berita Sampit

Penyebaran Virus Corona Kotim Terus Bertambah, Warga Masih Abaikan Protokol Kesehatan

Penyebaran virus corona di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah masih terus bertambah.

Tribunkalteng.com / faturahman
Warga yang berada di taman Kota Sampit tidak pakai masker. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Penyebaran virus corona di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah masih terus bertambah.

Bahkan masuk urutan ketiga tertinggi dari 13 kabupaten dan 1 kota yang ada di Bumi Tambun Bungai ini setelah Kotawaringin Barat dan Palangkaraya.

Data dari media center Covid-19 Kalimantan Tengah, yang dilansir, Senin (28/12/2020) tercatat jumlah terkonfirmasi positif secara akumukatif di Kotim mencapai 1.093 orang.

Di kota tersebut terjadi penambahan 2 orang penyesuaian data, pasien dalam perawatan total mencapai 253 orang terjadi pengurangan 48 kasus, sedangkan pasien sembuh mencapai 803 orang bertambah 50 orang sedangkan pasien meninggal total 37 orang.

Baca juga: Warga Palangkaraya Diminta Tidak Menggelar Acara di Malam Tahun Baru

Pantauan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Selasa (29/12/2020) warga yang keluar rumah tidak memakai masker atau tidak mentaati Protokol kesehatan masih ada saja di jalan-jalan umum atau tempat keramaian sehingga berpotensi menyebarkan Covid-19.

Bahkan hampir setiap hari minggu pagi di kawasan Taman Kota Sampit banyak warga yang datang ke taman tersebut yang tidak mentaati Protokol Kesehatan, bahkan banyak yang bergerombol dan tidak pakai masker selama berada di kawasan taman kota sampit.

Parah lagi, kawasan taman yang tertutup untuk menghindari penyebaran virus corona dibagian dalamnya malah banyak warga yang masuk untuk bersantai , sebagian mereka yang masuk ke dalam taman memanfaatkan pagar yang sudah dirusak oleh oknum tertentu sehingga banyak yang masuk lewat lubang pagar yang rusak tersebut.

Beberapa warga masuk karena lama tidak ke taman, sehingga pas ada lubang untuk masuk mereka masuk ke dalam taman tersebut."Kami sebentar saja di dalam taman, karena lama tidak main-main di dalam taman, pas Minggu pagi saya dan kawan nekat masuk lewat pagar yang bolng," ujar Hendrawan, salah satu pengunjung. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved