Banjir Martapura
Sembilan Desa di Martapura Timur Banjar Kalsel Terendam
Kecamatan Martapura Timur tak luput dari ancaman banjir akibat luapan sungai Martapura. Beberapa desa terdata mengalami terendam di Martapura Timur.
Penulis: Milna Sari | Editor: edi_nugroho
Editor: Edi Nugroho
TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Kecamatan Martapura Timur tak luput dari ancaman banjir akibat luapan sungai Martapura. Beberapa desa terdata mengalami terendam di Martapura Timur.
Mulai dari Pekauman yang sudah terjadi sejak seminggu lalu, Antasan Senor, hingga Melayu.
Salah satu desa yang juga terendam, Melayu hingga kini semua akses jalan juga masih terendam.
Terang Kades Melayu Asnan kepada Banjarmasinpost.co.id Minggu (27/12/2020) warga yang terdampak ada sekitar 40 lebih. Tak hanya di jalan, air juga sudah masuk ke dalam rumah.
Baca juga: Banjir Desa Jati Baru Astambul Kalsel, Akses Warga Terputus
"Airnya paling tinggi setinggi lutut orang dewasa," ujarnya.
Sementara Plt Camat Martapura Timur, H Guslan mengatakan ada banyak desa di Martapura Timur yang terendam. Namun rata-rata aktifitas warga masih berjalan normal.
"Kegiatan pengantin dan aktifitas lain masih bisa dilakukan, memang ada beberapa yang airnya dalam sampai pinggang tapi rata-rata semata kaki," jelasnya.
Dampak dari air sungai Martapura yang meluap ujarnya juga membuat kantor desa Dalam Pagar Ulu juga terendam bahkan hingga rumah pembakal Desa Mekar juga ikut terendam.
"Di Martapura Timur yang sudah terdata di kita ada Desa Dalam Pagar, Dalam Pagar Ulu, Pekauman, Pekauman Ulu, Melayu, Melayu Ilir, Keramat, Pematang Baru, dan Antasan Senor yang rata-rata banjir, cuma di Jalan A Yani nya saja yang tidak terendam," jelasnya.
Meski rata-rata terendam namun aktifitas warga terangnya masih berjalan normal. Jumlah warga yang terdampak juga lebih dari seratus kepala keluarga.
Namun air yang masuk ke pemukiman masih belum dianggap bencana karena tidak menghentikan aktivitas warga.
"Kalau bantuan sudah ada yang disalurkan ke daerah Pematang karena disana ada rumah warga yang terisolir jika ada banjir, jadi harus dikirimkan logistik ke warga sana. Kemarin kita laporkan ke BPBD Kabupaten Banjar untuk mendapatkan bantuan," jelasnya.
(Tribunkalteng,.com/Milna sari).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/banjir-di-antasan-senor-martapura-timur-banjar-kalsel-safasdf.jpg)