Pilkada Banjarmasin 2020

KPU Banjarmasin Siap Hadapi Gugatan Paslon AnandaMu di Mahkamah Konstitusi

Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK) dilayangkan oleh pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Penulis: Frans | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
Suasana rapat pleno rekapitulasi penghitungan dan penetapan surat suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK) dilayangkan oleh pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda-H Mushaffa Zakir (AnandaMu).

Terkait dengan adanya gugatan sengketa dari paslon nomor urut 4 tersebut, KPU Banjarmasin pun rupanya sudah mulai mempersiapkan diri.

Komisioner KPU Banjarmasin, Heri Wijaya menerangkan bahwa pihaknya pun sudah membaca materi gugatan yang diajukkan.

Dari situ pula, Heri Wijaya mengaku pihaknya pun sudah mulai bisa memetakan materi sengketa yang dihadapi.

Baca juga: Bupati Tabalong Kalsel Terbitkan Edaran Pembatasan Keluar Daerah bagi ASN

Tak heran karenanya pula, Heri Wijaya menerangkan bahwa persiapan pun sudah mulai dilakukan, bahkan sudah siap.

"Kita sudah baca gugatannya. Kita sudah siapkan apa saja yang akan ditanyakan disitu, lokusnya dimana dan sebagainya itu sudah kita petakan. Artinya KPU Banjarmasin sudah siap untuk sengketa hasil di MK," jelasnya.

Heri Wijaya pun mengapresiasi langkah tim paslon AnandaMu yang memilih langkah untuk mengajukkan sengketa ke MK tersebut.

"Seseorang kalau mengajukkan keberatan, ranahnya memang ke MK. Dan itu jalur konstitusi," jelasnya.

Sebelumnya KPU Banjarmasin telah melakukan rapat pleno rekapitulasi penghitungan dan penetapan suara untuk Pilkada Banjarmasin 2020.

Saksi dari tim paslon AnandaMu pun saat itu enggan menandatangani berita acara hasil rapat pleno, karena menilai ada beberapa kejanggalan data di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Misalnya saja yang terjadi di TPS 11 Kelurahan Belitung Utara Kecamatan Banjarmasin Barat, dimana Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang hadir 160 orang, plus dua orang tambahan DPT, tapi data surat suara sah dan tidak sah totalnya ada 170 pemilih.

Selanjutnya di TPS 12 Kelurahan Teluk Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat, jumlah pemilih yang hadir 191 orang, namun data suara sah dan tidak sah mencapai 237 pemilih dan ada selisih suara 46 orang.

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Banjarmasin, paslon petahana yakni H Ibnu Sina-H Arifin Noor (nomor urut 2) meraih suara terbanyak dengan mendulang 90.980 suara, kemudian disusul paslon Hj Ananda-Mushaffa Zakir (nomor urut 4) sebanyak 74.154, selanjutnya paslon Haris Makkie-Ilham Nor (nomor urut 1) sebanyak 36.238 dan paslon Khairul Saleh-Habib Ali (nomor urut 3) sebanyak 31.334.(Tribunkalteng.com/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved