Breaking News:

Berita HSS

Wisata Bamboo Rafting Tetap Tamai Meski Sungai Loksado Kalsel Keruh

Seringnya Sungai Loksado mengalami keruh akibat adanya gunung longsor di Haratai III Dusun Kedayang, Desa Haratai Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Su

Tribunkalteng.com/hanani
Kondisi sungai Loksado di Kecamatan LOksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang keruh akibat adanya gunung longsor di Haratai III Dusun Kedayang. Foto diambil Sabtu 19 Desember 2020. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KANDANGAN- Seringnya Sungai Loksado mengalami keruh akibat adanya gunung longsor di Haratai III Dusun Kedayang, Desa Haratai Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, tak memengaruhi minat atau kunjungan wisatawan ke objek wisata unggulan tersebut.

Bahkan, sejak Kamis 17 Desember 2020 kemarin, menurut warga setempat Salasiah kunjungan wisatawan meningkat.

“Hari ini saja, ada 30 rakit yang dipesan oleh wisatawan dari Banjarmasin, yang ingin bamboo rafting, atau naik rakit bambu mengarungi sungai Amandit,”kata Salasiah, kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (20/12/2020).

Pemilik home stay Alya di Kecamatan Loksado ini mengatakan, wisatwan bisa memaklumi kondisi yang terjadi yang mengakibatkan sungai Loksado tak lagi jernih seperti kondisi normal.

Baca juga: Air Sungai Loksado HSS Kalsel Kian Keruh, Ada Longsor Di Gunung Landui

“Mereka tetap mau naik rakit bambu, karena di saat air sedang dalam seperti sekarang ini lebih asyik tantangan jeram-jeramnya,”kata Sabri joki bambu rafting, yang juga suami Salasiah.

Diakui, kondisi air yang keruh, walaupun tak memengaruhi minat wisatwan, namun cukup menggangu keindahan pemandangan alam, yang biasanya lebih eksotis kala airnya jernih dikeliling hutan pegunungan meratus. Warga Loksado pun berharap, kondisi kembali normal. (Tribunkalteng.com/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved