Breaking News:

Berita HSS

Air Sungai Loksado HSS Kalsel Kian Keruh, Ada Longsor Di Gunung Landui

Air sungai Loksado di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan kini sering keruh.

Penulis: Hanani | Editor: edi_nugroho
Tribunkalteng.com/hanani
Kondisi sungai Loksado di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang keruh akibat adanya gunung longsor di Haratai III Dusun Kedayang. Foto diambil Sabtu 19 Desember 2020 lalu. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KANDANGAN- Air sungai Loksado di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan kini sering keruh.

Penyebabnya, menurut warga setempat, salah satu gunung, di Desa Haratai III Dusun Kedayang mengalami longsor akibat intensnya curah hujan. Akibat longsor itu pula, pohon-pohon di sekitarnya tumbang. Kondisi ini berlangsung sejak akhir Nopember 2020.

Panu, warga Haratai III Dusun Kedayang, kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (20/12/2020) mengatakan, longsoran dari salah satu tanah merah di gunung tersebut jatuh ke sungai Landui, yang mengalir ke sungai Amandit.

Baca juga: Tak Ingin Jadi Kluster Baru Corona, Rektor ULM Berpikir Ulang Buka Perkuliahan Tatap Muka Tahun 2021

Akibatnya, jika seharian terjadi hujan, sungai di Loksado yang biasanya bening itu pun berubah warna menjadi kecoklatan. “Biasanya dua sampai tiga hari keruhnya, baru normal lagi,”kata Panu.

DIjelaskan, pihak Desa sudah melakporkan ke pihak kecamatan, namun cukup sulit mengatasi masalah tersebut karena akses jalan ke Dusun Kedayang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dengan kondisi jalan penuh tanjakan ekstrem.

Pantauan di sungai Loksado, Sabtu (19/12/2020) kondisi air terlihat kuning kecoklatan setelah sebelumnya air terlihat jernih.

Meski demikian, tak semua aliran sungai di Kecamatan Loksado tersebut keruh. Aliran sungai di bagian hulu lainya, yaitu Haratai I dan Haratai II serta Desa Loklahung, kondisinya tetap jernih.

Menariknya, dipertemuan anak sungai Loklahung dan sungai Loksado air terlihat menjadi dua warna, yaitu coklat dan bening.

“Sungai di Haratai I dan III serta Loklahung itu beda hulu sungainya. Di air terjun Haratai tetap jernih. Kalau di Haratai III mengalirnya langsung ke Sungai Amandit,”jelas Panu. (Tribunkalteng.com/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved