Berita Kalsel

Puting Beliung Mengamuk, Atap Dapur Warga di Tanahlaut Terbang Dibawa Angin

Angin puting beliung menerjang pemukiman penduduk di Kecamatan Bumimakmur Tanahlaut.

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
H Muh Kusry untuk BPost
RUSAK - Beginilah kondisi rumah warga di Desa Handilbirayang Bawah yang rusak terkena puting beliung, Minggu (6_12) malam. 

Editor : Hari Widodo
 
TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) termasuk di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Minggu malam hingga Senin (7/12/2020) dinihari menyisakan kesedihan bagi beberapa warga.

Pasalnya, sebagian rumah mereka mengalami kerusakan akibat dihantam angin puting beliung.

Data pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, ada empat KK (kepala keluarga) dengan 13 jiwa yang rumahnya menjadi korban paparan angin puting beliung.

Keempat KK yakni Nasrullah, Sahril, Saidi, dan Abdul Jalil, warga RT 1 dan 3 Desa Handilbirayang Bawah, Kecamatan Bumimakmur. Rata-rata mengalami kerusakan pada bagian atap dapur.

Baca juga: Disapu Puting Beliung, Tiga Puluh Empat Bangunan di Alalak Batola Rusak

Baca juga: 10 Rumah Warga di Mantuil Banjarmasin Terjang Puting Beliung, Inilah Kondisinya

"Kategori kerusakannya sedang. Kerugian ekonomi diperkirakan Rp 25 juta," papar Kepala Pelaksana BPBD Tala H Muh Kusry.

Ia menuturkan angin puting beliung menghantam empat rumah Pukul 21.00 Wita. Dirinya bersama sejumlah staf malam itu juga meluncur ke lokasi.

Dikatakannya, upaya yang dilakukan warga sekitar yakni  bergotong royong membersihkan material bangunan yang hancur.

"Senin siang kami menyalurkan bantuan seperti terpal dan makanan cepat saji. Kalau bantuan lainnya mungkin nanti dari Dinas Sosial," sebut Kusry.

Dikatakannya, sehari sebelummya atau Sabtu subuh, angin puting beliung juga melanda Desa Bingkulu Kecamatan Tambangulang. Ada dua unit rumah yang rusak sedang. 

"Salah satunya rumah yang masih dalam pengerjaan. Atap sudah dipasang, dinding belum dan tiangnya cuma beripa baja ringan. Jadi roboh kena angin," sebutnya.

Posko Kampung Tangguh di wilayah setempat juga roboh. Maklum, bangunan tak permanen sehingga tidak kuat menahan hujaman angin kencang.

Pada Minggu tengah malam pukul 23.50 Wita, lanjut Kusry, juga ada pohon tumbang di Jalan Abdul Muthalib 2 di Desa Padang, Kecamatan Batibati. 

Pohon itu menimpa satu unit buah rumah dan mengalami rusak sedang pada bagian ruang tamu. Warga terdampak 1 KK 2 jiwa. 

"Rumah itu diketahui atas nama Nurjannah. Kerugian ekonomi diperkirakan  Rp 7 juta," sebut Kusry. 

Baca juga: Puting Beliung Amuk Desa Sei Tatas Kapuas, Tiga Rumah Rusak, Begini Kondisi Pasca Kejadian

Pukul 23.00 Wita juga ada pohon tumbang di Jalan Raya Takisung Desa Tabunio Kecamatan Takisung. Jalur setempat tertutup.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved