Berita Balangan

Tanah Longsor Jalan Utama di Tabuan Balangan Kalsel Bertambah Parah

Jalan longsor pada jalur utama Desa Tabuan menuju Desa Uren, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan bertambah.

Editor: edi_nugroho
Foto kiriman Polsek Halong
Anggota Polsek Halong bersama warga meninjau kondisi jalan longsor di Desa Tabuan yang kini bertambah lebar 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PARINGIN- Jalan longsor pada jalur utama Desa Tabuan menuju Desa Uren, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan bertambah.

Bahkan setelah dilakukan pengecekan oleh jajaran Polsek Halong, kerusakan yang terjadi menyebabkan jalan tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Jalan utama penghubung antar desa ini diketahui longsor sejak Sabtu kemarin. Namun rupanya karena kembali meningginya debit air, kerusakan semakin bertambah lebar.

Pemantauan terakhir dilakukan oleh anggota Polsek Halong pada Senin (30/11/2020) pagi. Mereka mendapati kondisi jalan yang kini rusak mencapai 85 persen. Bahkan akibatnya hanya kendaraan roda dua saja yang bisa melintas.

Baca juga: Ben-Ujang Dapat Atasi Permasalahan Ekonomi Akibat Covid-19

Akibat kerusakan itu, jalur utama penghubung antar desa tersebut semakin rawan dilintasi. Padahal sebelumnya masih bisa dilewati kendaraan roda empat.

Bahkan TRC BPBD Kabupaten Balangan juga sempat memasang tali pembatas untuk kemananan. Namun rupanya pembatas tersebut jatuh ke sungai karena bertambahnya tanah longsor.

"Jajaran anggota Polsek Halong setiap hari melakukan pengecekan di jalan tersebut. Apalagi pada musim hujan ini. Terakhir didapati bertambahnya kerusakan jalan," jelas Kapolsek Halong, Iptu Krismianto.

Adapun Desa yang terletak disebelah jalan longsor yaitu Desa Uren, Mamigang, Mauya, Marajai dan Binuang Santang.

Disampaikan oleh Kapolsek, apabila intensitas hujan masih tetap tinggi maka kemungkinan besar dapat mengikis pinggiran jalan. Sehingga akan dapat menyebabkan putusnya jalan penghubung antar Desa dan akhirnya tidak bisa dilewati.

Perkembangan kondisi air dan jalan Desa Tabuan itu pun ucap Iptu Krismianto akan tetap dimonitor dan dilaporkan. Ia juga berharap agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati saat melintas. Sehingga menghindari adanya insiden yang tidak diinginkan.
(Tribunkalteng.com/isti rohayanti)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved