Breaking News:

Berita Kapuas

Simpan Senjata Api Rakitan, Lelaki Ini Diamankan Polsek Mantangai

Personel Polsek Mantangai mengamankan lelaki berinisial MR (48) warga Desa Lamunti Baru, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (K

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: edi_nugroho
Foto Polsek Mantangai
Personel Polsek Mantangai menunjukkan barang bukti senjata api rakitan yang diamankan 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Personel Polsek Mantangai mengamankan lelaki berinisial MR (48) warga Desa Lamunti Baru, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pelaku diamankan, Sabtu (21/11/2020) lalu , karena kedapatan menyimpan senjata api (senpi) rakitan tanpa izin dari pihak berwenang.

Kapolsek Mantangai, Iptu Catur Winarno BI melalui rilis diterima, Rabu (25/11/2020), membenarkan pihaknya ada mengamankan pelaku yang menyimpan senpi rakitan tersebut.

"Pelaku kami amankan di rumahnya dan ditemukan senpi rakitan tersebut," kata Kapolsek.

Baca juga: Ragam Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan, Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh sampai Tangkal Diabetes

Disampaikannya pula, penangkapan bermula saat personel Polsek Mantangai menerima laporan dari warga bahwa pelaku memiliki atau menyimpan senjata api rakitan.

Laporan tersebut ditindaklanjuti anggota Polsek didampingi Kepala Desa Lamunti Baru, Ketua RT dan beberapa warga mencari senjata rakitan tersebut.

Petugas pun berhasil menemukan sejata api rakitan tersebut di rumah pelaku yang disembunyikan di dalam karung.

"Diletakkan di samping pintu ruang tengah antara ruang keluarga dan dapur," terang Kapolsek.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa satu pucuk senjata api rakitan warna coklat dengan amunisi aktif masih di dalam laras.

Senjata api rakitan tersebut terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian laras dan bagian popor dan satu buah karung bertulisan Mahkota Fertilizer.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku beserta barang bukti pun telah diamankan di Polsek Mantangai.

"Pelaku terancam hukuman maksimal dua puluh tahun penjara sesuai pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951," pungkasnya. (Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved