Breaking News:

Berita Banjarmasin

Ratusan Mahasiswa dari BEM Se-Kalsel Tuntut Perppu Batalkan UU Cipta Kerja

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalsel memenuhi janjinya untuk kembali menggelar aksi unjuk rasa turun ke jalan menyuarakan penolakan terhadap

Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody
Ratusan Mahasiswa BEM se-Kalsel gelar aksi susulan suarakan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kalsel memenuhi janjinya untuk kembali menggelar aksi unjuk rasa turun ke jalan menyuarakan penolakan terhadap Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, Selasa (20/10/2020).

Sekitar pukul 10.30 WITA, ratusan mahasiswa pengunjuk rasa sudah tiba di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalsel setelah berjalan dari titik berkumpul di Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi, Banjarmasin.

Meski tidak membawa massa sebanyak aksi yang digelar sebelumnya, namun semangat BEM se-Kalsel menyuarakan penolakan tidak menurun.

Baca juga: Sebulan Perwali Protokol Kesehatan, Ribuan Warga Palangkaraya Kena Sanksi

Menggunakan pengeras suara, mereka tetap menuntut Presiden RI, Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk membatalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Meski lokasi aksi berada di Jalan Lambung Mangkurat tak terlalu jauh dari Gedung Kantor DPRD Provinsi Kalsel, namun aksi BEM Se-Kalsel tidak secara spesifik menyasar ke Rumah Wakil Rakyat Kalsel ini.

Pasalnya menurut Koordinator Wilayah (Korwil) BEM Se-Kalsel, Ahdiat Zairullah mereka sudah tak percaya lagi terhadap wakil rakyat baik wakil rakyat di DPRD Provinsi Kalsel maupun wakil rakyat yang ada di Senayan.

Benar saja, mereka sebelumnya juga sudah menyuarakan mosi tidak percaya terhadap wakil rakyat.

"Karena wakil rakyat sudah tidak bisa dipercaya, maka parlemen jalanannya jalan satu-satunya kami menyatakan penolakan," seru Ahdiat.

Meski massa aksi tak sebanyak sebelumnya, namun aksi ini tetap dikawal oleh Tim Pengamanan Gabungan dari unsur Kepolisian dan TNI.

Tim Pengamanan Gabungan membentuk barikade di Jalan Lambung Mangkurat dan menyiagakan setidaknya tiga unit mobil water canon tak jauh dari depan Gedung Kantor DPRD Provinsi Kalsel.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Polisi Rachmat Hendrawan juga sempat memberikan himbauan kepada para mahasiswa peserta aksi untuk tetap tertib dan santun dalam menyampaikan orasi. (Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved