Breaking News:

Berita Kapuas

Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 2020 Digelar di Kapuas, Ini Harapannya

Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kemenag Kapuas menggelar Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 1441 H/2020

Tribunkalteng.com/Fadly SR
Kanwil Kemenag Kalteng dan Kapuas menggelar Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 1441 H/2020 di Hotel Permata Inn Kapuas, Senin (12/10/2020). 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kemenag Kapuas menggelar Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 1441 H/2020 di Hotel Permata Inn Kapuas, Senin (12/10/2020).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yakni Kabid PHU Kemenag Kalteng, H Moh Asbli dan Anggota DPR-RI Komisi VIII, H Iwan Kurniawan dengan moderator H Hamidhan, Kasubbag TU Kemenag Kapuas.

Kegiatan diikuti oleh calon jemaah haji Kabupaten Kapuas yang batal berangkat untuk tahun 2020 dan undangan lainnya.

"Tadi telah dilaksanakan sosialisasi penundaan atau pembatalan keberangkatan ibadah haji tahun 2020 dan mudahan-mudahan, Insyaallah nanti 2021 negara Arab Saudi sudah membuka lagi untuk bisa melaksanakan ibadah haji," kata H Iwan Kurniawan

Baca juga: Jelang Pilkada Kalteng, ini Imbauan Ketua MUI Kabupaten Kapuas

Dilanjutkannya, kalau pun nanti dibuka, ia berharap Indonesia, termasuk salah satu negara yang memang bisa diterima.

"Agar jemaah dari Indoensia bisa melaksanakan ibadah haji di tanah suci," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kemenag Kapuas, H Ashyadi mengatakan sosialisasi yang dilaksanakan terkait Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/ 2020 M

"Supaya masyarakat memahami tentang pembatalan itu, sehingga tidak salah paham lagi yang dimaksud oleh pemerintah," katanya yang juga Kasi PHU Kemenag Kapuas.

Dilanjutkannya, calon jemaah haji kapuas ada lebih 250 dipanggil secara bertahap untuk menerima sosialiasi tersebut.

"Sampai hari ini semuanya, menerima pembatalan itu sehingga tidak ada salah tafsir lagi," tandasnya.

Dimana, lanjutnya, terkait pembatalan itu, pada dasarnya karena Pemerintah Arab Saudi yang tidak membuka akses keluar masuk ke sana.

"Yang jelas, jemaah tahun 2020, akan menjadi jemaah tahun 2021, sebagaimana KMA nomor 494 tahun 2020," bebernya.

Lalu, terkait jumlah jemaah haji Kapuas yang akan berangkat lebih 300. Dalam prosesnya sudah banyak yang melakukan pelunasan.

"Kalau waiting list atau daftar tunggu di Kapuas, sudah lebih 6000 yang daftar," pungkasnya.
(Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved