Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

DPRD Kalsel Tempuh Jalur Via Sekneg, Plt Gubernur Kalsel Temui Presiden

Membawa misi menyampaikan aspirasi dan tuntutan masyarakat Kalsel kepada Pimpinan Tertinggi RI, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK

Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody
Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK menyampaikan sikap dan tindakan DPRD Provinsi Kalsel terkait UU Cipta Kerja di tengah massa pengunjuk rasa 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Membawa misi menyampaikan aspirasi dan tuntutan masyarakat Kalsel kepada Pimpinan Tertinggi RI, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK dan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, H M Luthfi Saifuddin bersama rombongan sudah tiba di DKI Jakarta, Kamis (8/10/2020) malam.

Keberangkatan mereka merupakan tindaklanjut atas tuntutan yang disampaikan ribuan orang yang menggelar aksi unjuk rasa di area sekitar Gedung Kantor DPRD Provinsi Kalsel pada Kamis (8/10/2020).

Dimana mereka meminta DPRD Provinsi Kalsel menyampaikan kepada Presiden agar mengeluarkan Perppu untuk menghalau Undang-Undang Cipta Kerja.

Polisi Bekuk Pembunuh Ibu Rumah Tangga Pasirputih Tala Kalsel

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, H M Luthfi Saifuddin, pihaknya menempuh jalur dan prosedur yang sudah menjadi aturan baku yaitu menyampaikan surat berisi tuntutan massa pendemo tersebut melalui Sekretariat Negara, Jumat (9/10/2020).

Selanjutnya kata Luthfi, pihaknya juga berupaya keras agar bisa bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai upaya menyampaikan tuntutan masyarakat Kalsel ke Presiden RI.

Tak hanya dari pihaknya, upaya menyampaikan aspirasi massa pengunjuk rasa di Banjarmasin kemarin juga menurut Luthfi dilakukan oleh Plt Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan.

Dimana Rudy kata Luthfi dijadwalkan menghadiri pertemuan antara Presiden RI dan seluruh Gubernur dari 34 Provinsi se-Indonesia, Jumat (9/10/2020).

"Pak Wagub menghadiri acara pertemuan Presiden dengan 34 Gubernur se-Indonesia, beliau dalam kesempatan itu akan menyampaikan langsung kepada Presiden. Kami dengan Pak Supian HK menemui Pak Moeldoko untuk menyampaikan aspirasi yang sama," kata Luthfi dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id.

Sebelumnya, ribuan orang yang tergabung dalam Fraksi Rakyat Indonesia Kalsel menggelar aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR RI pada Senin (5/10/2020).

Dalam aksi yang dikoordinatori Korwil Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel, Ahdiat Zairullah inj, massa bertahan kurang lebih 7 jam di kawasan sekitar Gedung Kantor DPRD Provinsi Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Massa akhirnya mau membubarkan diri setelah memastikan Ketua DPRD Provinsi Kalsel bersama Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel dan rombongan benar-benar bertolak ke DKI Jakarta untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka. (Tribunkalteng.com/Achmad Maudhody)

Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved