Breaking News:

Berita Nasional

Wakil Bupati Ini Akhirnya Ditahan, Tabrak Polwan Hingga Tewas

Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabiterancam hukuman 12 tahun penjara. Hal itu menyusul penetapan tersangka dari pihak kepolisian kepada yang bersangkutan.

KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw 

Editor: Edi Nugroho

 TRIBUNKALTENG.COM- Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabiterancam hukuman 12 tahun penjara.

Hal itu menyusul penetapan tersangka dari pihak kepolisian kepada yang bersangkutan.

"Dia sudah jadi tersangka dan ditahan," kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Kamis (17/9/2020).

Paulus mengatakan, meski yang bersangkutan berstatus sebagai wakil bupati, namun tidak akan mempengaruhinya dalam proses penegakkan hukum.

Tyas Mirasih Bingung Sering Mendapatkan Peran Pelakor

Pekerja Kena Corona, Tiga Kantor Perusahaan di Jakarta Barat Akhirnya Ditutup

Rektor Universitas Mulawarman Positif Covid-19, Saat Ini Jalani Isolasi Mandiri

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 9 Punya Kuota Hingga 800.000 Orang

Oleh karena itu, pihaknya meminta semua pihak untuk menghargai upaya yang sedang dilakukan kepolisian saat ini. Sebab, semua orang berlaku sama di hadapan hukum.

"Terkait hak politik tersangka, itu urusan nanti, ada pihak-pihak berkompeten yang mengurusnya, urusan kami adalah bagaimana sebuah kejadian kecelakaan lalu lintas dengan menggunakan UU Lalu Lintas," kata dia.

Akibat perbuatan yang dilakukan tersebut, Paulus mengatakan, tersangka terancam hukuman 12 tahun penjara.

"UU Nomor 22 Tahun 2009 sudah mengaturnya, mana-mana yang dianggap pelanggaran dan mana yang dianggap perbuatan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang," terangnya.

"Ancaman hukuman kecelakaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain itu 12 tahun," jelas Paulus.
Positif konsumsi alkohol

Lebih lanjut dikatakan Paulus, penetapan tersangka kepada Wakil Bupati Yalimo tersebut setelah penyelidikan terhadap kasus kecelakaan yang menewaskan seorang polwan itu menemukan sejumlah fakta.

Yaitu selain tidak membawa SIM dan STNK, tersangka juga diketahui mabuk saat mengendarai kendaraan.

"Hasil tes minuman keras terhadap pelaku itu positif dan beliau mengakui dengan seorang temannya bahwa betul mereka dalam keadaan tidak sadar membawa kendaraan itu," ujarnya.

Seperti diketahui, kecelakaan yang menewaskan seorang polwan tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2020) di Distrik Jayapura Selatan, sekitar pukul 07.30 WITA. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tabrak Polwan hingga Tewas, Wakil Bupati Yalimo Kini Ditahan dan Sudah Ditetapkan Tersangka"

.

Editor: edi_nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved