Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kapolres Kotim Ingatkan Pengusaha Melanggar Protokol Kesehatan, Izin Usaha Bisa Dicabut

Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbub) Kotim No 29 tahun 2020 dengan melakukan Operasi Yustisi Covid-19 d

Tribunkalteng.com/faturahman
Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin bersama jajarannya dan tim GTPP Kotim melakukan sosialisasi Perbup Kotim tentang protokol kesehatan untuk kalangan pelaku usaha di Kotim. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbub) Kotim No 29 tahun 2020 dengan melakukan Operasi Yustisi Covid-19 di Bumi Habaring Hurung dengan langsung ke sejumlah tempat usaha yang ada di Sampit.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, pun langsung turun ke lapangan dalam mensosialisasikan Peraturan Bupati Kotim Nomor 29 tahun 2020 dalam kegiatan Operasi Yustisi Covid - 19 kepada masyarakat dan Pelaku Usaha, dengan sasaran Cafe dan Pengunjungnya yang ada diwilayah Kota Sampit ,dalam beberapa hari ini.

Peraturan Bupati Kotim Nomor 29 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Peraturan Bupati Kotim tersebut berlaku kepada warga masyarakat maupun pelaku usaha yang dalam kegiatanya mengumpulkan orang banyak.

Pasien Covid-19 Bertambah, Warga Kalteng Diimbau Konsumsi Makanan Bergizi

Satgas PDB Kalteng Perkenalkan Cara Membuat Tanah Subur Tanpa Membakar Lahan kepada Petani

Sembako Disalurkan kepada 9.425 KK Warga Terdampak Banjir Lamandau dan Katingan Kalteng

Dalam Peraturan Bupati Kotim No.29 tahun 2020 mengatur tentang kewajiban dan larangan dalam kepatuhan disiplin Protokol Kesehatan dalam masa Pandemi Covid-19 baik oleh peroranga maupun pelaku usaha yang diatur pada pasal 8 selanjutnya mengenai sanksi diatur pada pasal 15 ayat (1) dan ayat (2).

Secara singkat disimpulkan bahwa bagi pelanggar peraturan pada pasal 8 ayat (1) yakni Perorangan dapat dikenakan sanksi teguran lisan, teguran tertulis dan paksaan pemerintah untuk menggunakan masker sehingga saat ini gencar dilakukan penertiban masker kepada warga Kotim.

Dalam Pasal 15 ayat (2) bagi pelanggar peraturan ayat (2) Pelaku usaha yang melanggar dapat dikenakan sanksi Teguran lisan, Teguran tertulis, Pembubaran kegiatan, sedangkan sanksi administratif berupa pembekuan izin operasional usaha dalam batas waktu tertentu dan Sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, mengatakan, Kamis (17/9/2020) mengatakan, kegiatan operasi Yustisi Covid-19 untuk melakukan pengawasan dan Pendisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan dan sosialisasi Perbub Kotim No.29/2020.Pemantauan lapangan masih ditemukan pelaku usaha yang belum memaksimalkan protokol kesehatan.

Untuk itulah petugas melaksanakan pendisiplinan, kemudian akan tetap dilaksanakan baik secara rutin maupun Insidentil.

"Bagi pelaku usaha yang melanggar Protokol Kesehatan, kedepan sesuai dengan Perbup Kotim tersebut, dapat dikenakan sanksi teguran secara lisan, tertulis hingga sampai pada pencabutan ijin usaha. Kami akan terus memantau pelaku usaha yang beroperasi di Kotim,” ujarnya. (Tribunkalteng.com /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved