Breaking News:

Piala Thomas dan Uber 2020

Tim Badminton Indonesia Putuskan Absen dari Piala Thomas dan Uber 2020, Susul Empat Negara Lainnya

Kabar mengejutkan datang dari tim Bulutangkis Indonesia yang memastikan mundur dari ajang Piala Thomas dan Uber 2020.

instagram/ina_bminton
Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie 

TRIBUNKALTENG.COM - Kabar mengejutkan datang dari tim Bulutangkis Indonesia yang memastikan mundur dari ajang Piala Thomas dan Uber 2020.

Piala Thomas dan Uber 2020 dijadwalkan berlangsung di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober mendatang.

Selain Indonesia, ada empat negara lain yang secara resmi mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020.

Keempat negara itu adalah Australia, Taiwan, Thailand, dan Korea Selatan.

Masyarakat Antusias Kolaborasi dengan Ben Brahim untuk Bangun Kalteng

Ikuti Kompetisi Level Internasional di Portugal Tahun 2021, FORMI Ngadu ke DPRD Kalsel

Jacob Oetama Berpulang, Penyanyi Titiek Puspa Kenang Saat Diminta Bikin Konser

Dikutip dari Badminton Indonesia, ada tiga alasan yang mendasari PP PBSI dalam mengambil keputusan mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020.

Ketiganya berkaitan erat dengan risiko terpapar virus Corona alias Covid-19.

"Tim Indonesia dipastikan mundur dari Piala Thomas dan Uber 2002. Kami sudah mengirim surat ke Menpora dan akan segera mengirim pernyataan tertulis ke BWG mengenai hal ini," ucap Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto.

"Keputusan ini diambil setelah kami berdiskusi dengan para atlet dan tim ofisial."

"Kalau ditarik dari awal, semuanya semangat karena melihat kesempatan yang begitu besar."

"Namun, dalam perjalanan waktu dan mencermati perkembangan Covid-19 yang belum terselesaikan, baik di Indonesia maupun di negara lain, menimbulkan keraguan para atlet," kata Budiharto menjelaskan.

Alasan pertama yang mendasari pengunduran diri Indonesia dari Piala Thomas dan Uber 2020 ialah adanya rasa khawatir terhadap kemungkinan para atlet akan terpapar Covid-19, baik dalam perjalanan, di tempat transit, maupun di tempat pertandingan.

Kedua, para atlet dan ofisial menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian karena tidak ada jaminan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) seandainya ada anggota tim yang terpapar Covid-19, siapa yang akan bertanggung jawab menangani dan bagaimana penanganan selanjutnya.

Ketiga, mengacu pada dua alasan sebelumnya, jajaran pimpinan PP PBSI yang terdiri dari Ketua Umum PP PBSI Wiranto, Wakil Ketua Umum I dan Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memutuskan tim Indonesia mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020.

Dengan pengunduran diri tim Indonesia dari Piala Thomas dan Uber 2020, otomatis Indonesia juga tidak akan berpartisipasi pada dua turnamen BWF World Tour Super 750 di Denmark yakni Denmark Open I dan Denmark Open II.

Artikel ini sudah tayang di Bolasport dengan judul BREAKING NEWS - Indonesia Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020

Editor: Rahmadhani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved