Wabah Corona di Kalteng
GTPP Palangkaraya Siapkan 20 Ribu Rapid Test untuk Tracking Massal
Penyediaan rapid test tersebut untuk memutus rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Palangkaraya yang penularannya masih terjadi.
Penulis: Fathurahman | Editor: Edinayanti
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menyiapkan sebanyak 20 ribu rapid test untuk melakukan tracking massal terhadap warga Kota Cantik termasuk memeriksa pedagang.
Penyediaan rapid test tersebut untuk memutus rantai Penyebaran Covid-19 di Kota Palangkaraya yang penularannya masih terjadi.
Berdasar data terbaru GTPP Covid-19 Kalteng, jumlah terkonfirmasi Positif Covid-19 Kota Palangkaraya, Kamis (11/6/2020) sore mengalami penambahan 5 orang, sehingga total pasien positif keseluruhan mencapai 187 orang.
• Kabar Organ Jenazah Covid-19 Diperjualbelikan Buat Dokter Ahli Ini Angkat Bicara, Ini Penjelasannya
• Rapid Test Massal Digelar di Kantor Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas
• Lagu Hati yang Kau Sakiti versi Korea Jadi Perbincangan di Negeri Lee Min Ho, Rossa Pun Girang
Dalam perawatan bertambah 6 orang total 112 orang, pasien meninggal dunia tidak ada penambahan, jumlah total mencapai 10 orang.
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, melakukan perundingan dengan para pedagang di Pasar Besar Palangkaraya, terkait rencana GTPP yang akan menutup pasar sementara waktu selama tiga hari untuk pembersihan, karena klaster pasar positif Covid-19 cukup banyak.
Menurut Ketua GTPP Covid-19 Kota Palangkaraya ini, pihaknya melakukan pertemuan dengan perwakilan pengurus pasar subuh, Pasar Belauran maupun pasar baru dan menyepakati melakukan kegiatan gotong royong pada Minggu (14/6/2020).
"Kami sepakati pembersihan secara gotong-royong tersebut di pasar," ujar Fairid.
Bersamaan dengan itu juga Fairid mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 20 ribu rapid test untuk mempercepat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Palangkaraya.
"Pemko Palangkaraya juga mempersiapkan pemeriksaan swab menggunakan alat PCR melakukan tracking atau pengejaran kontak erat penyebaran Covid-19 secara masiv," ujarnya.
Sementara itu, Informasi Tim GTPP Kota Palangkaraya, terdata hingga, saat ini, sebanyak 27 orang terdiri dari pedagang dan pengunjung Pasar Besar Palangkaraya setelah dilakukan tes Swab PCR dinyatakan Positif Covid-19 dan empat orang diantaranya meninggal dunia, yakni 2 orang pedagang dan 2 orang pengunjung pasar.
tribunkalteng.com/ Faturahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/pelaksanaan-rapid-tes-massal-di-pasar-besar-palangkaraya-beberapa-waktu.jpg)