Breaking News:

Berita Sampit

Jalan Parenggean- Sangai Kotim Rusak Berat, Banyak Mobil Terjebak Lumpur

Ruas jalan penghubung jalan penghubun Parenggean Kecamatan Parenggean maupun di Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kotawaringin Timur

Foto Warga Kotim untuk Bpostgroup
Jalan Penghubung Kecamatan Parenggean - Tumbang Sangai, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dalam keadaan rusak berat, sehingga banyak mobil yang amples di jalan 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG, SAMPIT - Warga yang tinggal di Parenggean Kecamatan Parenggean maupun di Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengeluhkan kerusakan jalan sangat parah yang terjadi di ruas jalan penghubung di dua kecamatan tersebut.

Jalan penghubung antar kecamatan tersebut rusak parah, terutama saat hujan turun yang semakin sering dalam beberapa hari terakhir.

Jalan yang masih berupa tanah tersebut berubah menjadi kubangan lumpur dan rawan ambles saat dilewati kendaraan.

Informasi dari warga Parenggean, kerusakan terjadi terutama pada kilometer 18 hingga kilometer 22 arah Parenggean menuju Sangai.

Jalannya tidak rata atau naik turun karena jalan perbukitan, dan sangat rawan bagi kendaraan roda empat maupun roda dua yang lewat di kawasan tersebut.

"Banyak mobil yang antre saat melintas di jalan tersebut, rata-rata saat melintas mobil terjebak lumpur dalam kubangan berdiameter besar, untuk bisa lolos dari kubangan lumpur diperlukan mobil lain untuk menarik mobil yang terjebak," ujar Ardi, salah satu warga Parenggean, Senin (27/4/2020).

Hal senada diungkapkan Usup, warga Tumbang Sangai yang mengaku, mobil yang ditumpanginya sempat antre hingga dua jam saat melewati jalan tersebut karena banyak mobil atau truk yang ambles.

"Antreannya cukup panjang, saat jalan penghubung Parenggean -Sangai keadaan becek karena hujan, di lokasi tersebut spot jalan berlumpur sejauh lima kilometer. Bahkan, kadang ada mobil yang terpaksa ditinggal di tengah hutan, jika sudah kemalaman," ujarnya.

(Tribunkalteng / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved