Kabar Kalimantan

Ini Dugaan Polisi Soal Balita Ditemukan Tewas Setelah 2 Minggu Hilang di Samarinda

Namun dalam perkembangan penyelidikan yang dilakukan kepolisian, ada kesimpulan sementara yang diduga sebagai penyebabnya.

Ini Dugaan Polisi Soal Balita Ditemukan Tewas Setelah 2 Minggu Hilang di Samarinda
Tribunkaltim.co, Budi Dwi Prasetyo
Kapolresta Samarinda mendatangi lokasi TKP balita Yusuf Gazali terseret banjir, yang ditemukan tanpa kepala, di jalan P Antasari, Selasa (10/12/2019) 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA - Kasus penemuan jasad balita di Samarinda Muhammad Yusuf Gazali, masih menjadi misteri.

Namun dalam perkembangan penyelidikan yang dilakukan kepolisian, ada kesimpulan sementara yang diduga sebagai penyebabnya.

Selasa (10/12/2019) pagi, Polresta Samarinda merilis kasus penemuan jasad balita Muhammad Yusuf Gazali.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman menyampaikan perkembangan penyelidikan yang telah dilakukan aparat Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim ) Polresta Samarinda.

"Sebelumnya saya menyampaikan turut berbelasungkawa kepada orang tua korban. Fakta yang kita temukan menduga, anak ini hanyut terseret air di parit depan PAUD, karena pada saat itu hujan deras," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman.

Mayat Tanpa Kepala Itu Balita yang Hilang dari PAUD November Lalu? Orangtua Yakini Hal Ini

Hari Ini Terminal Baru Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru Mulai Beroperasi, Lihat Kemegahannya

Ramalan Peruntungan di Tahun Tikus Logam 2020 Berdasarkan Shio, Naga Bakal Tawaran Kerja Menggiurkan

Sekitar 20 meter di depan PAUD ada sebuah parit yang pada saat hujan air cukup deras, polisi menduga Yusuf Gazali berjalan keluar dan tidak melihat air tergenang lalu tercebur ke parit dan terseret sejauh 4,5 Km

"Setelah 2 minggu ditemukan, badan anak yang hanyut ini akan mengalami kerapuhan. Mungkin selama perjalanan tubuh anak ini tidak utuh, dan pada saat ditemukan memang ada beberapa bagian tubuh yang hilang. Ahli forensik mengatakan di tubuh korban ada kulit reptil," terang Kapolresta Kombes Pol Arif Budiman.

Polisi akan kembali menyelidiki tempat awal Yusuf Gazali hilang, apakah ada unsur kelalaian di dalamnya dan masih dalam penyelidikan.

Pihak Polresta Samarinda sudah berkoordinasi dengan ahli forensik apakah ada unsur kekerasan dalam tubuhnya atau tidak polisi akan ungkap jika ada unsur-unsur tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan atas temuan balita di parit yang lokasinya 4,5 km dari PAUD. Polisi menyelidiki dugaan kelalaian.

"Kita proses sesuai dengan prosedur sehingga terlihat ada-tidaknya kelalaian, kita lihat dari penyelidikan," ucap AKP Damus Asa

"jika ada unsur kelalaian dari pihak PAUD, kita menyerahkan kepada dinas terkait untuk izin legalitas dan oprasionalnya, kita segera menyelesaikan kasus ini, sambil menunggu hasil forensik dan menetapkan tersangkanya bila ada". tutur Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman. (Tribunkaltim.co, Budi Dwi Prasetiyo)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved