5 Mitos tentang Merawat Bayi yang Salah, dari Bedong Bayi sampai Potong Kuku

Banyak mitos yang berkembang di masyarakat tentang cara merawat bayi. Padahal mitos ini belum tentu kebenarannya.

essentialbaby.com.au
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM - Banyak mitos yang berkembang di masyarakat tentang cara merawat bayi. Padahal mitos ini belum tentu kebenarannya.

Tak hanya tetap dilakukan. Yang parah pada sebagian orang tua, mitos ini justru akan membahayakan si bayi.

Dilansir dari berbagai sumber,berikut ini adalah mitos tentang merawat bayi yang masih banyak dipercaya masyarakat.

Daftar Nama Bayi Perempuan Islami Berikut Artinya, Dari A sampai Z

Sholat Sunah Wudhu, Ini Niat, Doa dan Manfaat Mengerjakannya

Mirip Vina Garut, Viral Video Gadis Berhubungan Badan dengan 3 Pria

Hidung bayi bisa mancung jika terus ditarik

Bentuk hidung yang mancung sebenarnya dipengaruhi oleh faktor genetik dari orang tua.

Sering menarik hidung tidak akan membuat hidung si bayi menjadi mancung.

Hal ini justru akan menyakiti bayi karena tarikan yang dilakukan, apalagi hidung bayi masih sangat pipih dan sensitif.

Bayi boleh diberi pisang

Bayi yang baru lahir membutuhkan ASI dan seharusnya diberikan hingga umur 6 bulan.

Kemudian pada usia lebih dari 6 bulan baru diberikan makanan pendamping ASI atau MPASI yang bisa dibuat dengan pisang.

Tetapi pemberian MPASI harus dengan konsultasi dokter terlebih dahulu agar tidak membahayakan pencernaan.

Bayi tidak boleh dipotong kukunya hingga 40 hari 

Beberapa bayi sudah memiliki kuku yang panjang sejak mereka lahir.

Kuku bayi yang baru lahir awalnya lunak, tetapi setelah beberapa hari berubah menjadi keras dan bisa melukai kulit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved