Kabar Seruyan

Kasus Teluk Segintung Seret Dua Mantan Bupati Seruyan, Begini Nasib Pelabuhan

Bupati Seruyan H Sudarsono, ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri, lantaran adanya gugatan rekanan yang mengerjakan PT Swa Karya Jaya (SKJ)

Kasus Teluk Segintung Seret Dua Mantan Bupati Seruyan, Begini Nasib Pelabuhan
Tribunkalteng.com/ faturahman
Pelabuhan Laut Teluk Segintung di Kabupaten Seruyan, Kalteng 

TRIBUNKALTENG.COM, SERUYAN - Mencuatnya kembali dugaan korupsi pembangunan Pelabuhan Teluk Segintung di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Seruyan dua periode (2003-2013) H Darwan Ali sebagai tersangka.

Ini, mengingatkan kembali kasus yang juga terkait Pembangunan Pelabuhan laut Teluk Segintung yang ditangani oleh Mabes Polri yang menetapkan tersangka Bupati Seruyan setelah periode H Darwan Ali usai, yakni Bupati H Sudarsono periode (2013-2018) yang hingga kini belum jelas kelanjutannya.

Bupati Seruyan H Sudarsono, ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri, lantaran adanya gugatan rekanan yang mengerjakan PT Swa Karya Jaya (SKJ) di Pengadilan Sampit yang memperkarakan proyek tersebut secara perdata dan melaporkan secara pidana.

Ini terkait dugaan penghilangan barang bukti berupa uang Rp34 miliar sehingga oleh Bareskrim Mabes Polri, Sudarsono ditetapkan sebagai tersangka.

KPK Tetapkan Darwan Ali Tersangka, Terkait Dugaan Kasus Korupsi Pelabuhan Segintung

OTT KPK Jerat Kepala BPJN XII Kaltim, Fabri: Ada Transfer di ATM Senilai Rp 1,5 Miliar

Berturut-turut dalam 5 Tahun, Lima Pemkab dan Pemprov Kalteng Rah Opini WTP dari Pemerintah Pusat

Uang yang diduga dikorupsi tersebut merupakan dana kelebihan Pembangunan Pelabuhan Teluk Segintung yang disimpan dalam kas daerah oleh Pemkab Kabupaten Seruyan, sesuai hasil putusan pengadilan.

Objek kasus yang sama yakni Pembangunan Pelabuhan Teluk Segintung di Seruyan Kalteng menyeret dua bupati oleh dua lembaga penegak hukum yakni KPK dan Mabes Polri telah menetapkan kedua orang mantan Bupati Seruyan tersebut hingga menjadi tersangka.

Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, menyerahkan kasus yang menyeret dua mantan Bupati tersebut ke ranah hukum, tetap berjalan sesuai dengan aturan sepenuhnya.

"Bagi kami tentu harapannya pembangunan Pelabuhan Laut Teluk Segintung harus tetap berjalan dan dikembangkan yang akhirnya bisa mensejahterakan warga seruyan, diharapkan bisa mendongkrak perekonomian Seruyan ini," ujarnya.

Sementara itu, aktivitas Pelabuhan Teluk Segintung, Rabu (16/10/2019) masih berjalan lancar.

Aktivitas kapal-kapal lokal maupun angkutan bahan material bangunan masih menggunakan pelabuhan tersebut.

"Aktivitas kapal berjalan dengan lancar saja hingga saat ini," ujar Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Teluk Segintung, Seruyan. (Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved