Kabar Kalsel

Dendam Berbuah Petaka, Pria Amuntai HSU Ini 3 Tahun Rencanakan Pembunuhan Suami Mantan Istrinya

Pelaku sendiri berhasil diamankan polisi. Namun korban RD mengembuskan nafasnya setelah beberapa saat meregang nyawa di tempat kejadian perkara.

Dendam Berbuah Petaka, Pria Amuntai HSU Ini 3 Tahun Rencanakan Pembunuhan Suami Mantan Istrinya
KOMPAS/Ratih P Sudarsono
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, AMUNTAI - Dendam karena istrinya direbut, seorang pria berinisial RY (39) di Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), menghabisi suami mantan istrinya, RD (49), Rabu (9/10/2019) siang.

Kejadian ini sontak membuat geger warga sekitar Terminal Banua Lima Amuntai yang menjadi lokasi kejadian.

Pelaku sendiri berhasil diamankan polisi. Namun korban RD mengembuskan nafasnya setelah beberapa saat meregang nyawa di tempat kejadian perkara.

Kasat Reskrim Polres HSU Iptu Komaruddin mengatakan, pelaku dendam terhadap korban karena korban merebut mantan istrinya.

Subhanallah! Bayi di Amuntai Lahir dengan Tulisan Berlafaz Allah pada Dahi, Menyerupai Tatto Timbul

Mayat Nenek yang Sudah Dikubur Dibongkar Lalu Disetubuhi, Ini yang Terjadi pada 2 Remaja Pelakunya

4 Negara yang Dipastikan Lolos Kualifikasi Euro 2020 Lolos Pekan Ini, Spanyol Berpeluang Menang

"Jadi pelaku ini sakit hati karena (mantan) istrinya direbut oleh korban, sehingga pelaku dendam dan menghabisi korban," ujar Komaruddin, saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Menurut Komaruddin, pembunuhan ini sudah direncanakan RY sejak 3 tahun lalu.

Awalnya, RY sakit dan dirawat inap di rumah sakit beberapa hari karena mengalami kecelakaan sepeda motor.

Namun, bukannya merawat RY di rumah sakit, sang istri justru pergi meninggalkan RY dan kabur bersama RD.

Keluar dari rumah sakit, RY semakin dendam setelah beredar kabar istrinya sudah dinikahi oleh RD.

RY menunggu sangat lama untuk menghabisi RD. Kesempatan itu akhirnya datang saat RY mengetahui RD sedang berada di Terminal Banua Lima, Amuntai. Saat itu korban sedang bermain catur.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved