Kabar Kapuas

Ribuan Warga Muslim Kapuas Shalat Istisqa di Halam Masjid Agung Al Mukarram

Salat Istisqa diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas serta Majelis Ulama Indonesia (MUI

Ribuan Warga Muslim Kapuas Shalat Istisqa di Halam Masjid Agung Al Mukarram
Tribunkalteng.com/Fadly SR
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor saat menyalami para ulama sebelum melaksanakan Salat Istisqa di Halaman Masjid Agung Al Mukkaram Kualakapuas. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Tim terpadu cegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Kapuas terus aktif di lapangan.

Ragam upaya pencegahan hingga respon cepat pemadaman jika ada karhutla dilakukan.

Tak hanya itu, Salat Istisqa pun telah digelar dan diikuti oleh ribuan masyarakat Kabupaten Kapuas.

Pelaksanaannya di halaman Masjid Agung Al Mukarram Kualakapuas, Kamis (19/9/2019).

Salat Istisqa diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas.

Liga Europa - Kiper Pinjaman dari Liverpool, Loris Karius Bikin Blunder Lagi di Besiktas, Ini Video

Kalteng dalam Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Viral Oknum Polisi Letuskan Senjata Api ke Udara, Awalnya di Medsos Kini Diperiksa Propam Polda

Selain para alim ulama kegiatan tersebut juga secara langsung dihadiri oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor dan Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro.

Dalam kesempatan itu Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengucapkan syukur karena dapat berkumpul bersama dalam keadaan sehat di halaman Masjid Agung Al Mukarram dalam rangka Salat Istisqa untuk meminta agar Kabupaten Kapuas dapat turun hujan.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Kapuas itu juga menginformasikan alasan kenapa Kabupaten Kapuas tidak terlalu ada asap karena adanya kerja sama yang baik dari posko yang berada di desa sampai Kabupaten yang selalu siap jika ada api langsung memadamkan bersama-sama.

"Begitu ada api maka bersama-sama memadamkan, itulah kebersamaan yang terjadi di Kabupaten Kapuas, inilah yang harus dipelihara dan dibina terus, mari kita pelihara kebersamaan ini dan kita ikat tali silaturahmi yang ada karena kita semua bersaudara," ucap Ben.

Imbauan untuk bersama-sama mendoakan agar Kabupaten Kapuas diguyur hujan yang lebat begitu juga Kalimantan Tengah dan Republik Indonesia yang dicintai juga disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Air itu kepada ribuan masyarakat yang mengikuti Salat Istisqa.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas H Ahmad Bahruni menerangkan bahwa terlaksananya kegiatan tersebut adalah untuk menindak lanjuti surat Gubernur Kalimantan Tengah serta surat Bupati Kapuas dalam rangka menyikapi kondisi yang masih kemarau, kekeringan dan asap.

"Oleh karena itu dilaksanakan Salat Istisqa, semoga dengan itu doa kita diijabah oleh Allah sehingga Kalimantan Tengah dan khususnya Kabupaten Kapuas dapat diturunkan hujan," katanya.

Sementara itu Salat Istisqa dilaksanakan dengan diimami oleh Imam Besar Masjid Agung Al Mukkaram KH Ahmad Fauzi dan diisi Khutbah oleh KH Nurani Sarji yang merupakan Ketua Umum MUI Kabupaten Kapuas.

Dalam khutbahnya KH Nurani Sarji menyampaikan harapan agar musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Kapuas dapat segera berakhir dengan turunnya hujan atas berkat rahmat dari Allah SWT sehingga tidak ada terjadi lagi kebakaran.

"Mari bersama-sama kita berdoa agar rahmat Allah SWT dapat segera turun yakni hujan, sehingga dampak asap segera berlalu," ungkapnya. (Tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved