Kabar Kapuas

Ribuan Warga Ikuti Salat Istisqa di Halaman Masjid Agung Al Mukarram Kualakapuas Kalteng

Ribuan Warga Ikuti Salat Istisqa di Halaman Masjid Agung Al Mukarram Kualakapuas Kalteng

Ribuan Warga Ikuti Salat Istisqa di Halaman Masjid Agung Al Mukarram Kualakapuas Kalteng
Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR
Salat Istisqa di Halaman Masjid Agung Al Mukarram Kualakapuas, Kamis (19/9/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Ribuan umat muslim di Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, melaksanakan salat Istisqa, memohon hujan demi menghilangkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Salat Istiqsa yang diprakarsai oleh Kemenag Kapuas dan MUI Kapuas ini dilaksanakan di halaman Masjid Agung Al-Mukkaram Kualakapuas, Kamis (19/9).

Selain masyarakat umum, Salat Istiqsa juga diikuti aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri, dihadiri sejumlah pejabat di Kota Air.

"Pelaksanaan salat Istisqa berjamaah ini untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar turun hujan yang bermanfaat dan membawa berkah bagi warga Kapuas," ujar Kepala Kantor Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni dalam sambutannya. 

Sembilan Kepala Desa Terpilih Dilantik Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat Punya Harapan Khusus

Kehebatan Pisces Berkompromi di Ramalan Zodiak Besok Jumat 20 September 2019, Cancer Terlalu Memaksa

Spesifikasi & Harga OPPO A9 2020, Kombinasi Kualitas Tinggi dan Harga Terjangkau, Juga OPPO A5 2020

Berapa Miliar Rupiah Ganti Rugi Diminta Bebby Fey Tanya Hotman Paris, Terkait Youtuber Terkenal?

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapuas mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah setempat belakangan ini.

Hal itu disampaikan Ketua MUI Kapuas H Nurani Sarji bahwa bentuk dukungan itu diantaranya dengan mengadakan Salat Istisqa bersama Kemenag Kapuas, bertujuan untuk memohon diturunkan hujan disaat kekeringan mengakibatkan karhutla yang memunculkan kabut asap.

"Kami dari masyarakat dan ulama sangat mendukung Pemkab Kapuas dan Pemprov Kalteng untuk mengatasi berbagai peristiwa-peristiwa terutama karhutla," ucap Nurani Sarji.

Untuk itu, lanjutnya, pada saat itu, para umara dan ulama bekerjasama untuk melaksanakan Salat Istisqa.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat atau sesuai kehendak Allah SWT akan turun hujan di Kalteng khususnya di Kapuas," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada petugas pemadaman dan penanggulangan karhutla yang sudah bekerja keras. "Mudah-mudahan karhutla bisa segera berakhir," tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro kembali menegaskan bahwa masyakat tidak boleh membakar lahan musim kemarau ini, karena akan ditindak tegas baik itu perorangan atau berbadan hukum.

"Dan yang harus diingat adalah efek dan akibat yang ditimbulkan dari karhutla itu seperti kabut asap bisa membuat anak-anak kecil menderita ISPA, tentu semua tak ingin itu," jelas Kapolres. (Banjarmasinpost.co.id/m fadly sr)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved