Seleb

Viral Cerita KKN di Desa Penari, Ki Prana Lewu dan Mbah Mijan Punya Pendapat Berbeda

Mbah Mijan dan Ki Prana Lewu ternyata padangan berbeda tentang Cerita KKN di Desa Penari yang baru-baru ini viral di media sosial.

Viral Cerita KKN di Desa Penari, Ki Prana Lewu dan Mbah Mijan Punya Pendapat Berbeda
Kolase instagram mbahmijan dan YouTube Ki Prana Lewu
Mbah Mijan dan Ki Prana Lewu 

Terkait lokasi KKN di Desa Penari, Mbah Mijan pun tak lepas berkomentar.

Meski masih simpang siur, Mbah Mijan berusaha meraba-raba dimana lokasi sebenarnya KKN di Desa Penari.

"Ini masih menjadi sesuatu hal yang simpang siur,"

"Sebenernya kan ada sebuah warning, kita nggak boleh memberitahukan tentang lokasinya kan,"

"Ya kita meraba-raba sajalah," ucapnya.

Menurut penerawangan yang dilakukan Mbha mIjan, Banyuwangi nampaknya bukanmenjadi latar KKN di Desa Penari.

Menampis Banyuwangi sebagai latar cerita, Mbah Mijan lantas menyebutkan Bondowoso.

Mbah Mijan juga mengatakan bahwa Bondowoso memiliki aura Mistis yang luar biasa.

Ia pun juga membahas perihal hutan yang ada di Bondowoso.

"Kalau dijelaskan di cerita itu B gitu ya, ada banyak orang yang bilang Banyuwangi, tapi menurut Mbah Mijan, bukan di Banyuwangi,"

"Di Bondowoso. dan mistisnya luar biasa,"

"Sebab hutan ini pernah jadi taman di saat zaman dulunya ada kerajaan di sana," tuturnya.

Mbah Mijan sendiri mengaku ingin sekali kembali berkunjung ke Bondowoso.

"Sebenernya kalau mbah ada waktu pengen banget,"

"Karena Bondowoso adalah salah satu lokasi yang menurut Mbah Mijan banyak situs sejarah yang sampai sekarang masih ada,"

"Tentang kerajaan, cerita mistis dan sebagainya," jelasnya.

Sebelumnya, Mbah Mijan sudah pernah melintasi hutan di Bondowoso. Ia menyebutkan bahwa lokasi tersebut "spesial".

Tidak hanya itu, Mbah Mijan juga mengaitkan peristiwa ini dengan hilangnya salah satu pendaki di Gunung Piramid.

"Hutan Bondowoso pernah melintas, tapi belum pernah menelusuri lokasinya,"

"Ya memang 'okelah',"

"Termasuk kejadian yang terbaru, tentang bagaimana mbah ikut melihat dengan cara jauh, melihat dengan mata batin soal pendaki yang hilang (di Bondowoso),"

"Lokasi ini 'spesial', khususnya tentang hal-hal yang 'spesial'," tutupnya.

Simak videonya

Sebelumnya, memang sempat muncul analisis baru yang menyebut lokasinya ada di Bondowoso

Analisis wartawan harian kompas, Angger Putranto menyebut kalau lokasi KKN di Desa Penari diduga ada di Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso.

Analisis wartawan Kompas ini mengacu pada petunjuk lokasi yang dikemukakan SimpleMan dalam cerita KKN di Desa Penari. 

Penelusuran dimulai dari petunjuk tentang kota/kabupaten B. 

- Analisis Kota B

Penulis kisah misteri tersebut tampaknya tidak terlalu mahir dalam membedakan kota dan kabupaten karena menyebut kabupaten sebagai daerah yang berada dalam administrasi kota.

”Nang kota B, gok deso kabupaten K***li**, akeh proker, tak jamin, nggone cocok gawe KKN” (di kota B, disebuah desa di kabupaten K*******, banyak proker untuk dikerjakan, tempatnya cocok untuk KKN kita),” cuit SimpleMan.

Dari sembilan kota di Jawa Timur, hanya Kota Blitar yang menggunakan istilah B.

Kabupaten di Jawa Timur yang diawali huruf B adalah Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, dan Bondowoso.

Sementara kabupaten yang berawalan dengan huruf K di Jawa Timur hanya Kediri.

Kompas menduga, penulis bermaksud menyampaikan informasi bahwa kisah mistis tersebut di Kota/Kabupaten B, dengan kecamatan/kota kecamatan K.

Dengan demikian, lokasi menyempit menjadi 6 kota/kabupaten, yaitu Kota dan Kabupaten Blitar, Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, dan Bondowoso.

Dari keenam kota/kabupaten tersebut, semuanya memiliki kecamatan atau kota kecamatan berawalan K.

Di Kota Blitar terdapat Kecamatan Kepanjen Kidul. Di Kabupaten Blitar terdapat kecamatan Kanigoro, Kademangan, dan Kesamben.

Perlu dicatat, Kecamatan Kanigoro merupakan kota kecamatan yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Blitar.

Apakah ini lokasi ”KKN di Desa Penari” tersebut? Sabar, kita bedah daerah yang lain terlebih dahulu.

Kabupaten Bangkalan juga memiliki kecamatan berawalan huruf K, yaitu Kamal, Klampis, Kokop, Konang, dan Kwanyar.

Sementara di Banyuwangi, terdapat Kecamatan, Kabat, Kalibaru, dan Kalipuro.

Bojonegoro menjadi kabupaten dengan jumlah kecamatan berawalan huruf K terbanyak, yakni Kalitidu, Kanor, Kapas, Kasiman, Kedewan, Kedungadem, dan Kepohbaru.

Sementara di Bondowoso, hanya ada Kecamatan Klabang yang berawalan huruf K.

- Analisis Desa W

Sampai titik ini, lokasi pasti Kota B dan Kabupaten K masih menjadi misteri.

Namun, dalam lanjutan cuitan SimpleMan, ia kembali menyebut Desa W sebagai lokasi KKN Nur dan kawan-kawannya.

”Sampailah mereka di Desa W****, tempat mereka akan mengabdikan diri selama 6 minggu ke depan,” cuit SimpleMan.

Kompas berusaha mempersempit pencarian dan terpaksa mencoret Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Banyuwangi.

Penyebabnya, kota/kabupaten tersebut tidak memiliki desa berawalan huruf W di kecamatan yang berawalan huruf K.

Sementara di Bondowoso, Kompas menemukan dua desa berawalan huruf W di Kecamatan Klabang. Kedua desa tersebut ialah Desa Wonoboyo dan Wonokerto.

Bojonegoro, yang semula menjadi kabupaten dengan jumlah kecamatan berawalan huruf K terbanyak, ternyata juga memiliki banyak desa yang berawal dengan huruf W.

Desa-desa tersebut ialah desa Wotanggare di Kecamatan Kalitidu, Desa Wedi di Kecamatan Kapas, Desa Wonocolo di Kecamatan Kadewan, dan Desa Woro di Kecamatan Kepohbaru.

- Analisis Alas D

Penelusuran lokasi terjadinya kisah misteri KKN di Desa Penari sampai titik ini mungkin terjadi di tujuh desa, dalam lima kecamatan di dua kabupaten.

Apakah masih ada petunjuk lain? SimpleMan masih menyebut satu lokasi lagi, yaitu Alas D.

”Mboten, mas, berhenti di jalur Alas D engken enten sing jemput” (tidak mas, nanti berhenti di jalur hutan D, nanti ada yang jemput) sahut Nur,” cuit SimpleMan.

Tak hanya itu, SimpleMan juga memberi keterangan bahwa lokasi KKN di Desa Penari berjarak 4 jam hingga 5 jam dari kota S.

”Mobil berhenti di jalur masuk hutan D, menempuh perjalanan 4 sampai 5 jam dari kota S,” tulis SimpleMan.

Di Jawa Timur, hanya Kota Surabaya yang berawal huruf S.

Penelusuran menggunakan fasilitas Google Maps menunjukkan perjalanan dari Surabaya ke Bojonegoro paling lama 3 jam 31 menit, sedangkan perjalanan dari Surabaya ke Bondowoso sekitar 4 jam 40 menit.

Maka, semakin meruncinglah dugaan lokasi kisah misteri KKN di Desa Penari tersebut.

Kota B, Desa Kabupaten K, Desa W yang dimaksud penulis kemungkinan ialah Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso.

Namun, alas D masih menjadi misteri karena tidak ada petunjuk khusus yang mengarah ke sana.

Berikut foto-foto Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso melalui google maps. 

#1

c
Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso (googlemaps)

#2

c
Desa Wonoboyo (google maps)

#3

c
Wonoboyo (Google Maps)

Foto-foto lengkap Desa Wonoboyo selengkapnya via google maps, bisa anda akses melalui tautan ini: Link

Meski demikian, analisis lokasi cerita KKN di Desa Penari ini hanya sebatas spekulasi dan dugaan

Teka-teki lokasi pasti dalam cerita horor KKN di Desa Penari masih belum terpecahkan.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved