Sains

Sengaja Dirusak, Ternyata Ini Alasan Banyak Patung Mesir Kuno Tanpa Hidung

Ada hal mencurigakan yang terjadi karena jelas bahwa hilangnya hidung-hidung patung Mesir kuno itu merupakan kesengajaan. Tapi siapa yang melakukannya

Sengaja Dirusak, Ternyata Ini Alasan Banyak Patung Mesir Kuno Tanpa Hidung
NET/Google
Piramida Giza 

Beberapa orang menganggap cara tersebut dapat memberi kekuatan lebih kepada roh. Oleh karena itu, mereka–terutama para perampok makam–mencoba mengambil kekuatannya melalui aksi vandalisme.

“Bagian tubuh patung yang rusak dipercaya tidak akan mampu lagi melakukan tugasnya,” ujar Bleiberg.

Tanpa telinga, roh yang ada di dalam patung tidak akan mendengar doa. Tanpa lengan, ia tidak mampu menerima persembahan. Dan tanpa hidung, mereka dipercaya tidak akan bisa bernapas.

Para perampok makam mungkin sengaja merusak hidung patung kuno agar roh tidak bisa balas dendam kepada mereka.

Menurut Bleiberg, Mesir Kuno memiliki sejarah panjang mengenai perusakan citra manusia. Pada masa prasejarah misalnya, mumi-mumi sengaja dirusak.

Kemudian, saat Kekristenan tiba, patung-patung, relief, serta ikon dewa Mesir Kuno sengaja dirusak untuk mencegah ‘setan kafir’ bangkit kembali.

“Perusakan merupakan gerakan simbolis yang kuat terkait dengan ketidakberdayaan, penghinaan, kehilangan identitas, dan rasa sakit,” katanya.

Meskipun motif aksi vandalisme tersebut belum diketahui dengan pasti hingga saat ini, tapi setidaknya kita tahu bahwa itu bukanlah kecelakaan–melainkan memang disengaja. (NGI/IFL Science/Gita Laras Widyaningrum)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved