Viral Rujak Cingur Seharga Rp 60 Ribu Per Bungkus, Penjual Sempat Diteror, Tapi Harga Tak Berubah
Setelah viral di media sosial soal warung lesehan Bu Anny di Tegal, kini ramai diperbincangkan pedagang rujak cingur kaki lima di Surabaya.
"Kemarin memang Satpol PP dan pihak kelurahan memberikan semacam sosialisasi kepadanya penjualnya, agar tidak jualan lagi di pinggir jalan karena melanggar aturan," katanya.
Menurut Shomad, lapak penjual rujak itu berada di bahu Jalan Raya Wiguna sisi timur dan hanya berjarak 100 meter di sisi utara Kantor Kelurahan Gunung Anyar Tambak, tempatnya bertugas.
"Dia jualan di sana di bawah pohon besar samping pos satpam tapi di sisi seberang sungai, pinggir jalan," ucapnya.
Curahan Hati Pedagang Rujak Cingur yang Viral di Media Sosial Karena Harganya
Setelah viral di media sosial soal warung lesehan Bu Anny di Tegal, kini ramai diperbincangkan pedagang rujak cingur kaki lima di Surabaya.
Sebelumnya, warung lesehan Bu Anny viral di media sosial lantaran menjual makanan dengan harga yang terbilang mahal.
Harga makanan yang dijual di warung lesehan Bu Anny dianggap tidak wajar.
Tak pelak, warung lesehan Bu Anny itu mendadak viral di media sosial.
Hal serupa dialami seorang pedagang rujak cingur kaki lima di Surabaya.
DIkutip dari Sajian Sedap, pedagang rujak cingur kaki lima tersebut membanderol seporsi menunya dengan harga Rp 60 ribu.
Warga sekitar pun mengungkap kebenarannya melalui kolom komentar.
Kabar ini diunggah di akun Instagram @nenk_update.
Akun itu mengunggah sebuah video dan unggahan Facebook yang menunjukkan kalau dirinya baru saja makan rujak cingur seharga Rp 60 ribu dan minuman es seharga Rp 15 ribu.
Bukan restoran, melainkan warung kaki lima biasa.
Bahkan warung itu tidak memiliki tenda dan hanya berjualan di bawah pohon saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribunkaltengcom-pedagang-rujak-cingur.jpg)