Kabar Kalimantan

Hakim PN Balikpapan Kena OTT KPK, Diduga Terima Suap Kasus Tanah

Dalam OTT itu, KPK kabarnya juga mencokok dua orang pengacara, satu panitera dan sejumlah orang lainnya.

tribunkaltim.co/arif fadillah
Suasana di PN Balikpapan setelah OTT KPK di Balikpapan 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang hakim di Pengadilan Negeri Balikpapan, Kaltim, dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (3/5/2019) sore.

Dalam OTT itu, KPK kabarnya juga mencokok dua orang pengacara, satu panitera dan sejumlah orang lainnya.

Mereka diamankan karena diduga melakukan praktek suap perkara kasus penipuan tanah di pengadilan negeri Balikpapan.

Ramalan Zodiak Harian Minggu 5 Mei 2019, Lagi Pisces Bimbang, Aries Tak Diakui dan Kesuksesan Gemini

3 Hari Lagi Bulan Puasa Ramadhan 2019, Penderita Asam Lambung & Maag Simak 7 Tips Enak Berpuasa Ini

Hasil Liga Italia - Torino Mampu Imbangi Sang Juara Juventus dengan Skor 1-1 Pekan ke-35 Serie A

Dua Gol Tanpa dari Everton Kontra Burnley di Liga Inggris Membuka Jalan ke Liga Europa

Dari informasi yang diterima dari sumber terpercaya Tribunkaltim.co, KPK sudah memonitor sejak lama indikasi suap salah satu perkara di pengadilan negeri Balikpapan.

Informasinya soal terkait kasus tanah.

Bahkan saat di OTT KPK di Balikpapan pada Jumat (3/5/2019) ini oleh KPK, bukan transaksi pertama kali.

Yang artinya, sebelum dilakukan OTT KPK di Balikpapan, mereka telah melakukan transaksi.

Alias sudah ada dugaan uang suap yang masuk.

"Karena informasi itu sebenarnya sudah transaksi duluan. Ini transaksi ke berikutnya sudah ada duit yang masuk, informasinya begitu," jelas sumber yang enggan namanya disebut itu.

Informasi lainnya orang-orang yang diamankan KPK dibawa ke Polda Kaltim, untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan sebelum KPK menetapkan tersangka dalam OTT KPK di Balikpapan tersebut.

Namun, saat dikonfirmasi oleh Tribunkaltim.co, Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana mengaku, tak mengetahui kabar tersebut.

Ia menyebut belum menerima informasi berkaitan dengan OTT KPK di Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Coba konfirmasi ke PN, pengadilan negeri Balikpapan. Belum ada terima informasi. Konfirmasi ke KPK-lah," ungkapnya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Di tempat terpisah, Tribunkaltim.co coba konfirmasi kepada Humas PN Balikpapan, S Pujiono SH M.Hum.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved