Ditulis Ramadhan atau Ramadan? Ternyata Masing-masing Punya Arti Berbeda, Ini Penjelasannya

Berbicara mengenai Ramadan, banyak orang masih sering mempertanyakan padanan yang tepat untuk kata tersebut.

Ditulis Ramadhan atau Ramadan? Ternyata Masing-masing Punya Arti Berbeda, Ini Penjelasannya
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Menyambut Ramadan 2019 

TRIBUNKALTENG.COM - Berbicara mengenai Ramadan, banyak orang masih sering mempertanyakan padanan yang tepat untuk kata tersebut.

Jadi mana yang benar untuk menuliskan Ramadhan atau Ramadan?

Simak penjelasan pengamat bahasa Akhmad Sekhu yang dilansir Wartakotalive.com dari Voa Islam.com

Istilah Berikut Sering Kita Pakai dalam Sehari-hari, Ternyata Ini Artinya

Transfer Uang Booking Rp 80 Juta Bukan dari Rian Subroto, Pengacara Vanessa Angel Yakin Rekayasa

Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI ke Palangkaraya? Begini Tanggapan Warga Kota Cantik

Ada yang perlu diwaspadai dalam penulisan kata Ramadhan, yaitu jangan sampai kita menghilangkan huruf “h” sehingga kemudian menjadi Ramadan karena dengan begitu pengertiannya akan berubah total.

Ramadhan berarti panas yang menyengat atau kekeringan, khususnya pada tanah.

Di Jazirah Arab memang menggunakan luni-solar calendar (penghitungan tahun berdasarkan bulan dan matahari sekaligus) dan bulan ke sembilan selalu jatuh pada musim panas yang sangat menyengat.

Musim panas yang waktu siangnya lebih panjang daripada waktu malamnya.

Hal itu terjadi berhari-hari, sehingga setelah beberapa pekan bisa terjadi akumulasi panas yang menghanguskan.

Hari-hari itu disebut bulan Ramadhan, bulan dengan panas yang menghanguskan.

Setelah umat Islam mengembangkan kalender berbasis bulan (qomariyah), yang rata-rata sebelas hari lebih pendek dari kalender berbasis matahari, bulan Ramadhan tak lagi selalu bertepatan dengan musim panas.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved