Kabar Palangkaraya

Tiga Rumah Walet di Palangkaraya Dibobol Maling, Pengusaha Asal Banten Merugi Rp1,8 Miliar

sarang burung walet yang ada pada tiga bangunan tesebut belum sempat dipanen oleh pemilik, namun didahului di garong oleh pencuri

Tiga Rumah Walet di Palangkaraya Dibobol Maling, Pengusaha Asal Banten Merugi Rp1,8 Miliar
web
Ilustrasi - Rumah walet

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Aksi pencurian sarang burung walet makin sering terjadi di Kota Palangkaraya. Kali ini dialami oleh Edy Incaved Sutami (40) seorang pengusaha walet asal Alam Sutera Cluster Ony X3 Nomor 09 RT. 004 RW. 008 Kelurahan, Pakualam, Kecamatan Serpong Utara Kota Tanggeran Selatan, Banten yang berinvestasi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Tiga bangunan rumah walet yang dibangun di Jalan Madu Hara Kelurahan Kereng Bengkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangkaraya, kemudian bangunan Rumah Walet di Jalan Anggrek Kelurahan Kereng Bengkirai Kecamatan Sabangau Palangkaraya serta ,bangunan rumah walet di Jalan Jawa Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Palangkaraya, digarong maling.

18 Hari Dinyatakan Buron, Dua Pencuri Sarang Walet di Kapuas Tertangkap di Banjarmasin

Lagi-lagi Artis Terjerat Narkoba, Polisi Sebut Kali Ini Artis FTV

Perubahan Sikap Ani Yudhoyono Bikin Annisa Pohan Menangis, Seminggu Terakhir Lebih Banyak Diam

Keterangan korban, saat melaporkan kasus pencurian ini ke Mapolres Palangkaraya, sarang burung walet yang ada pada tiga bangunan tesebut belum sempat dipanen oleh pemilik, namun didahului di garong oleh pencuri yang diduga lebih dari satu orang, sehinga pemilik kaget saat ingin memanen sarang walet sudah habis diambil.

Setelah mendapat laporan kehilangan sarang burung walet yang digarong maling pada tiga rumah walet di Pakangkaraya tersebut, kemudian, petugas hingga, Rabu (10/4/2019) masih melakukan penyelidikan terkait kasus raibnya sarang burung walet yang dicuri pada tiga gedung tersebut.

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan, laporan diterima oleh pihaknya, Selasa (9 /4/2019), sekitar pukul 08.30 wib oleh pelapor yang bernama Edy Incaved Sutami (40) asal Serpong Utara Kota Tanggerang Selatan, Banten.Pihaknya pun langsung melalukan penyelidikan kasus tersebut."Pelakunya masih dalam lidik," ujar Kalolres.

Lebih jauh, Kapolres mengungkapkan, aksi pencurian itu dilakukan oleh para pelaku, dengab mengambil sarang burung walet milik korban dengan cara merusak pengait gembok dan kemudian pelaku melakukan pengelasan kembali pengait gembok tersebut."Kerugian materi akibat pencurian itu mencapai Rp. 1.800.000.000,"ujarnya. (Tribunkalteng.com /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved