Kabar Kalimantan
Berawal dari Status di Facebook, Tiga Pemuda Berkelahi, Satu Tewas
Bila masuk kamar mandi, mereka saling gantian matikan lampu bila ada yang di dalam tempat tersebut.
Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat, mengatakan korban ditikam menggunakan sebilah besi yang dibentuk menyerupai belati panjang sekitar kurang lebih 20 cm.
"Yang jelas bukan kikir," kata Makhfud, Selasa (20/11/2018).
Pemberitaan sebelumnya, warga kawasan Gunung Guntur Balikpapan dibuat geger, Senin (19/11/2018) sekitar 23.45 Wita.
Tiga pemuda terlibat perkelahian di Jalan DI Panjaitan tepatnya di samping Rumah Makan Bebek Goreng Pak RT.
Nahasnya, perkelahian tersebut merenggut korban jiwa, salah satu di antara mereka.
Korban bernama Riswandi alias Ciwang menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke Rumah Sakit.
Ia mengalami luka tusuk di tubuhnya.
Sementara korban lainnya, Geofani masih dirawat intensif petugas medis di Rumah Sakit Gunung Malang.
Pelaku penikaman, UM (30) tak lain merupakan rekan para korban. Mereka sama-sama bekerja di salah satu pencucian di kawasan tersebut.
"Tersangka sudah kami amankan," kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat, Selasa (20/11/2018) sekitar 00.25 Wita.
Awalnya tersangka terlibat cekcok dengan 2 rekannya, persis di depan kamarnya.
"Awalnya pelaku membuat status di FB. Korban tersinggung kemudian menantang pelaku berkelahi," kata Makhfud.
Tersangka UM menggunakan senjata tajam sejenis belati untuk melukai korbannya.
Dari pengakuannya kepada petugas, ia terlebih dahulu dipukul oleh korban. Untuk membela diri ia mengambil sajam yang disimpan di bawah kasur, lalu menikam korban.
Tersangka ditangkap di TKP sesaat setelah kejadian oleh tim Jatanras Polres Balikpapan dipimpin Kanit Jatanras Ipda Musjaya.
Artikel ini telah tayang di Tribunkaltim.co dengan judul Gara-gara Status Facebook, Warga Balikpapan Bunuh Teman Kerja