73 Tahun Indonesia Merdeka

Mengapa Tanggal 17 Dipilih untuk Proklamasi Kemerdekaan? Ternyata Ada Alasan Soekarno di Baliknya

Dalam pertemuan itu keduanya menanyakan Soekarno sebagai pemimpin rakyat ketika Jepang sudah menyerah.

Mengapa Tanggal 17 Dipilih untuk Proklamasi Kemerdekaan? Ternyata Ada Alasan Soekarno di Baliknya
Dok. Kompas
Naskah teks Proklamasi 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Dipilhnya tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari Proklamasi Kemerdekaan, ternyata menyimpan kisah mistik Soekarno yang menarik untuk ditelisik.

Sebagaimana dikutip dari buku "17-8-45, Fakta, Drama, Misteri" yang ditulis oleh Hendri F. Isnaeni, Soekarno mengakui sudah merencanakan Proklamasi tanggal 17 Agustus 1945. Mengapa tanggal 17?

"Aku percaya pada mistik," ungkap Soekarno. Kisah ini berawal dari pertemuan antara Soekarno dengan dua tokoh pemuda saat itu yang ingin kemerdekaan Indonesia segera diproklamasikan, yakni Wikana dan Darwis, pada 15 Agustus 1945.

Dalam pertemuan itu keduanya menanyakan Soekarno sebagai pemimpin rakyat ketika Jepang sudah menyerah.

Baca: Tinggalkan Jokowi, Sejumlah Tokoh Merawat ke Kubu Prabowo, Siapa Mereka?

Baca: Anggota TNI Panjat Tiang Bendera Demi Sang Merah Putih Juga Sama Heroiknya dengan Johny Gala

Baca: Ramalan Zodiak Sabtu 18 Agustus 2018, Ada Keuntungan Tak Terduga Nih

Namun, Soekarno belum memercayai penyerahan Jepang sebelum pihak resmi menyampaikan berita itu.

"Mengapa tidak rakyat kita sendiri yang menyatakan kemerdekaan kita? Mengapa bukan rakyat kita yang memproklamirkan kemerdekaan kita itu?" tanya mereka.

"Hal ini tak dapat saya putuskan, tetapi harus lebih dahulu saya rembukkan dengan teman-teman lainnya, dan saya harus pula lebih dahulu mendengarkan keterangan resmi tentang penyerahan Jepang itu dan bagaimana lain-lain kelanjutannya yang berhubungan dengan kemerdekaan kita," jawab Soekarno.

Dalam percakapan itu Soekarno mengatakan dirinya sudah merencanakan Proklamasi tanggal 17 Agustus 1945, sejak berada di Saigon. Soekarno tidak dapat menerangkan secara masuk akal terkait pemilihan tanggal 17.

Ia hanya mengatakan angka 17 adalah angka suci dan keramat.

"Tetapi aku merasakan di dalam relung hatiku bahwa dua hari lagi adalah saat yang yang baik," ucap Soekarno.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved