Kabar Haji

Nenek Tukang Pijat Dapat Pergi Berhaji Setelah 30 Tahun Menabung

Berawal dari niat untuk pergi berhaji ke tanah suci nenek Damiati mulai menyimpan uang upah memijat yang jumlahnya tidak seberapa

Nenek Tukang Pijat Dapat Pergi Berhaji Setelah 30 Tahun Menabung
KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA
Nenek Damiati pergi ke lokasi pelaksanaan bimbingan haji sendiri menggunakan kendaraan ojek, Selasa (17/7/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, PRABUMULIH - Ungkapan jika Tuhan berkehendak maka tak ada satupun yang dapat menghalangi, bisa saja berlaku di kota kecil di Propinsi Sumatera Selatan, Kota Prabumulih.

Di kota minyak itu seorang nenek berusia 70 tahun bernama Damiati yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat, berkesempatan berangkat haji pada musim haji tahun 2018 ini bersama puluhan jemaah haji lainnya asal kota tersebut.

Dengan wajah sumringah bahagia, nenek Damiati menceritakan awal mula ia mulai menabung sedikit semi sekikit uang upah memijat yang ia terima dari pelangganya yang meminta dipijat olehnya.

Nenek Damiati mengaku dirinya mulai menabung sejak 30 tahun lalu atau sejak tahun 1988.

Baca: Perlakuan Istimewa Ini Bakal Diberikan Bagi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

Baca: PPP Kalteng Daftar Bacaleg ke KPU Saat Jam Keramat, Ini Alasannya

Baca: Beredar Foto Prabowo yang Makan Bersama Kucing, Gerindra Beri Klarifikasi Begini

Berawal dari niat untuk pergi berhaji ke tanah suci nenek Damiati mulai menyimpan uang upah memijat yang jumlahnya tidak seberapa dalam sebuah tabungan berbentuk kucing di rumahnya.

Setelah jumlahnya dirasa cukup barulah nenek Damiati mendaftarkan diri.

Nenek Damiati sendiri mendaftar tahun 2011 lalu. Alhamdulilah tahun 2018 ini nenek Damiati mendapat pemberitahun bahwa ia mendapat jatah kursi tahun 2018 ini.

“Saya bersemangat untuk pergi ke tanah suci, lalu sejak 1988 saya mulai menabung dari uang upah memijat, sebenarnya saya ingin pergi bersama suami tapi ia sudah mendahului saya,” katanya.

c

Nenek Damiati (tengah) bersama calon jemaah haji lain asal Kota Prabumulih saat mengikuti penjelasan mengenai aturan pelaksanaan ibadah haji, Selasa (17/7/2018) (KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA)

Nenek Damiati sendiri rajin mengikuti bimbingan haji yang diselengarakan kantor bimbingan ibadah haji (KBIH) tempat ia mendaftar.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved