Piala Thomas dan Uber 2018

China Boyong Thomas Cup 2018 Usai Kalahkan Jepang 1-3

Pengembalian shuttlecock Liu yang kurang akurat membuat Sonoda/Watanabe memimpin pada interval 11-9.

Editor: Mustain Khaitami
KAZUHIRO NOGI/AFP PHOTO
Pasangan ganda putra China, Li Junhui (kiri)/Liu Yuchen, mengembalikan kok dari pasangan Korea Selatan, Kim Gi-jung/Ko Sung-hyun, pada babak final Jepang Terbuka di Tokyo, 25 September 2016. 

TRIBUNKALTENG.COM - Hasil akhir atau skor akhir final Piala Thomas 2018 (Thomas Cup 2018) Jepang vs China adalah 1-3. Dengan hasil ini, China berhasil menjadi juara Piala Thomas 2018.

Pasangan ganda putra Li Junhui/Liu Yuchen memastikan China menjuarai Piala Thomas 2018 setelah meraih kemenangan pada partai keempat atau penentuan, Minggu (27/5/2018).

Kepastian China menjadi juara didapat seusai Li/Liu menang dengan skor 21-17, 19-21, 22-20 atas Keigo Sonoda/Yuta Watanabe sehingga China menang, 3-1 pada final yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand.

Laga ketat langsung tersaji pada awal gim pertama hingga kedudukan 9-9.

Baca: Lolos ke Final, Jepang Berpeluang Kawinkan Piala Thomas dan Uber untuk Kali Pertama

Baca: Tergelincir di Bandara Wamena, Satu Mesin Pesawat Kargo Ini Sampai Lepas di Landasan

Baca: Terekam Kamera Jenazah Berkafan Diduga Hendak Dibuang, Fotonya Beredar di Medsos Bikin Geger

Pengembalian shuttlecock Liu yang kurang akurat membuat Sonoda/Watanabe memimpin pada interval 11-9.

Selepas jeda interval, Sonoda/Watanabe menjauh 12-10.

Namun, kondisi ini tidak bertahan lama. Li/Liu mendekat 11-12 dan menymakan kedudukan 13-13.

Permainan Sonoda/Watanabe yang kian impresif membuat mereka unggul 16-13 seusai mencetak tiga poin beruntun.

Setelah melalui reli panjang, Sonoda/Watanabe membuka jarak 18-14.

Akan tetapi, Li/Liu kembali menipiskan selisih poin 16-18.

Sonoda/Watanabe mendapatkan momentum saat memimpin 20-17 dan berlanjut hingga mereka menyentuh angka 21 lebih dulu.

Reli panjang mewarnai awal gim kedua. Li/Liu berhasil memimpin 5-1. Mereka terus menyerang pertahanan Watanabe.

Sonoda/Watanabe berusaha mendekat 3-6. Mereka selalu dalam posisi tertinggal karena pengembalian shuttlecock kerap tidak akurat.

Li/Liu menjauh 10-6 dan unggul pada interval 11-6.

Li/Liu semakin menguasai jalannnya laga hingga menjauh 12-7.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved