Kabar Kotawaringin Barat
Miris! Dirawat karena Busung Lapar, Lalu Ditinggal Sendirian Oleh Sang Ayah di Rumah Sakit
Kondisi ini pula yang kemudian banyak membuat warga menjadi prihatin. Apalagi Yani tidak memiliki seorang pun yang merawatnya.
Penulis: Mustain Khaitami | Editor: Mustain Khaitami
TRIBUNKALTENG.COM - Beberapa hari mendapat perawatan di RSUD Imanuddin Pangkalanbun, Yani Ato, masih harus dirawat intensif. Itu karena, kondisinya yang dikabarnya cenderung masih buruk.
Ya, bocah berusia enam tahun ini harus menjalani perawatan intensif karena busung lapar yang dideritanya. Namun di tengah terpaan sakit yang dihadapi, sang ayah ternyata memilih untuk meninggalkannya.
Kondisi ini pula yang kemudian banyak membuat warga menjadi prihatin. Apalagi Yani tidak memiliki seorang pun yang merawatnya.
"Teman2 d pbun dan sekitarnya adakah kenalan, sodara atau tetangga yg mau krj upahan 1x24 jam jaga dedek yani. Skr dedek yani tggl sendirian d rumah skit ruang isolasi zaal anak. Bapaknya dr jam 5 subuh tdi menghilang, entah kabur atau gmn krg tau juga... Tlg responnya yaaa.. Butuh segera, malam ini gk da yg tdur nemenin Yani. kalo saya gk pnya anak, saya mau aja nemenin..," ujar akun Mella Djarias yang diposting pada Rabu (10/1/2018).
Postingan ini pun memantik perhatian banyak warganet. Bahkan sampai Jumat (12/1/2018), postingan itu telah dibagikan 112 kali.
Banyak komentar yang menyatakan keprihatinan atas nasib yang dialami bocah tersebut. Bahkan ada yang mau mengadopsinya.
Namun tidak sedikit yang mengaku geram atas ulah sang bapak yang dianggap tidak bertanggung jawab.
Melani Ariyanti: Moga dede yani segera smbuh...kmi dsini hnya dpt mbntu dgn doa...
Ya Allah bukakan n terangi pula hti bpkx dede yani agr kmbli mndampingi ankx...ksihn gmn mo cpt smbuh lo orng yg dkasihi dede yani pergi entah kmna,,,qt tdk thu ap suara hti dede yani...motifasix tuk brjuang smbuh mungkin saat nii melemah sbb ayh kndungx pergi dr sisix...
Dede yani qm hrus kuat n ttp smngt...
Liuz Bofazz: Ajigile Asal anak ni dari mana mbak ??
Saran jha hubungi saja pastoran dstu kan bnyak tu anak asrama
Dwiedga Danu: terimakasih atas dukungan doa dan perhatiannya
Afriyandie Ldc: Kira ku bpa nya bnyak dapat duit bantuan.. kemudian kabur...
#Cuma mengira
Yup Unt CN: Mungkin ayahnya pergi mau berusaha buat anaknya..
Erni Laifina: aduh we kasihannya,sesak rasa hati membaca status kula.
cepat sembuh z ade yani sayang.
Sinar Chayank: Mamah Ksianx
Andhita Ayu: Ky apa mun dy nyari abahny maka pina lengket bjur dgn abahny tu
Dari beberapa komentar yang ada, diketahui orangtua Yani Ato berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merantau ke Kabupaten Lamandau untuk bekerja di perusahan perkebunan kelapa sawit.
Namun disebutkan, Yani bukan merupakan anak kandung dari seorang pria yang diketahui sebagai bapaknya, melainkan anak tiri.
Rafa Felicia Clarence: Itu ank lamandau yg gizi buruk ya,,
Kbtulan dulu bpk x ank itu jd buruh panen di Slr tmpt proyek suami q,,
Ktax memang itu bkn bpk kandung x,dy ank tiri bawa'an ibu'x yg juga udh ninggal,,
Kasian sekali qm de',,bhkn dlu sblm kena gizi buruk akut jg minta"gt.semoga cpt dpt penjaga,,semoga cempet sembuh jg,,
(TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribunkalteng-bocah-busung-lapar_20180112_130932.jpg)