Kabar Unik

VIDEO: Payung Terbesar di Dunia Dipasang di Atas Kakbah, Begini Penampakannya

Saat ditutup di malam hari, mereka membiarkan sisa panas diserap lantai dan dinding batu untuk lolos kembali ke atmosfer.

Tayang:
Penulis: Yayu | Editor: Mustain Khaitami
Youtube
Dilansir dari muslimvillage.com, payung itu untuk melindungi peziarah dari sengatan matahari dan panas, kata Komandan Pasukan Keamanan Haji. 

TRIBUNKALTENG.COM - Payung lipat akan dipasang di halaman masjid dan atap Masjidil Haram, Mekkah pada 2018 nanti.

Dilansir dari muslimvillage.com, payung itu untuk melindungi peziarah dari sengatan matahari dan panas, kata Komandan Pasukan Keamanan Haji.

Payung berukuran 53 × 53 meter, membuatnya yang terbesar di dunia.

Komandan pasukan yang bertanggung jawab atas keamanan di masjid tersebut, Mayor Jenderal Mohammed Al-Ahmadi mengatakan suhu cukup rendah di dalam masjid karena AC, namun payung akan memberikan kenyamanan bagi peziarah di halaman dan di atap.

Baca: Muncul di Depan Kabah, Sosok Misterius Berjubah Hijau Viral, Nabi Khidir?

Masjid Nabawi di Madinah memiliki hampir 250 payung untuk kenyamanan peziarah.

x
Payung lipat (youtube)

Seperti bunga mekar, payung diprogram untuk melipat dan terbuka secara berurutan dalam jeda waktu tertentu untuk menghindari tumbukan antara bagian yang bergerak.

Pengoperasian payung-payung ini secara otomatis selaras dengan perubahan suhu harian.

Baca: Subhanallah! Begini Kemewahan Kabah Tanpa Kiswah, Fotonya Beredar

Mereka dibuka tiap pagi, sehingga langit tampak dan ditutup tiap malam dalam waktu kurang dari tiga menit.

Di musim panas, payung terbuka memberi warna siang hari dan mencerminkan banyak energi sinar matahari.

Saat ditutup di malam hari, mereka membiarkan sisa panas diserap lantai dan dinding batu untuk lolos kembali ke atmosfer.

Prosesnya terbalik di musim dingin.

Ketika suhu relatif rendah, payung ditutup pada siang hari untuk membiarkan matahari musim dingin menghangatkan lokasi dan dibuka pada malam hari untuk menahan panas di dekat permukaan tanah.

Dilansir dari Arab News, Mayor Jenderal Mohammed Al-Ahmadi, komandan pasukan yang bertanggung jawab atas keamanan di masjid tersebut, mengingatkan bahwa suhu di dalam Masjidil Haram saat ini cukup rendah lantaran ada pendingin ruangan atau AC, namun tidak demikian dengan di luar ruangan. Karena itu payung raksasa didirikan untuk memberi kenyamanan jemaah haji saat berada di halaman dan lantai paling atas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved