Kalteng Kita
Truk CPO Berseliweran di Jalan Umum, Ini Keluhan Warga
Keluhan soal truk angkutan CPO yang berseliweran dan ugal-ugalan di jalan raya ini, kerap mengakibatkan kecelakaan
Penulis: Fathurahman | Editor: Mustain Khaitami
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Truk angkutan crude palm oil (CPO) yang ada di Kabupaten Kotim maupun Kotawaringin Barat hingga Katingan dan Palangkaraya makin sering seliweran di jalan umum.
Bahkan sopir truk sering kebut-kebutan di jalur jalan umum sehingga kerap menabrak warga yang bepergian menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda empat.
Keluhan soal truk angkutan CPO yang berseliweran dan ugal-ugalan di jalan raya ini, kerap mengakibatkan kecelakaan sehingga sebagian warga takut bila melintas di jalan umum ketika ada truk pengangkut CPO lewat.
Baca: Organisasi Ini Berkomitmen Dukung Pelepasliaran Orangutan Hingga 2018
"Saya sering pulang pergi Palangkaraya ke Pangkalanbun, tetapi saat ada truk angkutan CPO atau truk sawit lewat, terpaksa berhenti, sejenak karena sopir sering ngebut, takut kendaraan saya ditabrak, "ujar Hakim, warga Sampit, Minggu (12/11/2017).
Baca: Konon Ada Bangunan Kerajaan Dayak di Bataguh, Balai Arkeologi Banjarbaru Lanjutkan Penggalian
Bukan hanya itu sebut dia, kerusakan jalan umum di trans Kalimantan di Kalteng, maupun jalan umum di Sampit dan Katingan juga Pangkalanbun, salah satunya diakibatkan maraknya truk CPO dan Sawit yang membawa barang melebihi kapasitas jalan.
"Harusnya ini ditertibkan dan dieberikan jalan khusus," ujarnya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribunkalteng-truk-cpo_20171112_124458.jpg)