Kalteng Kita

Dari Pembangunan Terminal Sampai PLTS, Ini Usulan Para Gubernur se-Kalimantan

Percepatan pembangunan ekonomi menjadi agenda pokok Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK).

Penulis: Mustain Khaitami | Editor: Mustain Khaitami
istimewa
Para gubernur melakukan penandatanganan nota kesepatakan bersama tentang usulan program prioritas regional, Selasa (18/4/2017).Musrenbang Regional Kalimantan yang melibatkan semua pemangku kepentingan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Percepatan pembangunan ekonomi menjadi agenda pokok Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK).

Hasilnya, para Gubernur se-Kalimantan berhasil merumuskan sejumlah persoalan mendasar yang harus disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai upaya mengejar ketertinggalan yang selama ini dirasakan.

Dalam Rapat Teknis, Pra Musrenbang, dan Musrenbang Regional Kalimantan yang melibatkan semua pemangku kepentingan, Selasa (18/4/2017) di Jakarta, para gubernur juga telah melakukan penandatanganan nota kesepatakan bersama tentang usulan program prioritas regional tersebut.

Mereka adalah Gubernur Kalimantan Utara H. Irianto Lambrie, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan, dan Gubernur Awang Faroek Ishak.

Sebagaimana rilis yang disampaikan Biro Protokol dan Komunikasi Publik Setda Kalteng, setidaknya ada enam masalah mendasar yang menjadi prioritas regional.

Program itu meliputi pembangunan ruas jalan dan jembatan, terminal, pelabuhan, bandara, jalur kereta api, sampai pembangunan pembangkit tenaga listrik berikut jaringannya.

Berikut usulan yang disepakati para gubernur reginal Kalimantan:

1. Pembangunan Ruas Jalan dan Jembatan

- Pembangunan Jalan Trans Kalimantan Lintas Tengah (Nanga Pinoh – Batas Kalteng sepanjang 100 Km

- Pembangunan Jalan Paralel (Ng Erak – Batas Kaltim sepanjang 105 Km)

- Pembangunan Jalan Segmen Batas Kalbar – Tiong Ohang – Long Pahangai – Mahak Baru sepanjang 224 Km

- Pembangunan Lintas Selatan Ruas Penajam – Balikpapan / Akses Pulau Balang sepanjang 45,93 Km

- Pembangunan Jalan Tering – Long Bagun – Long Pahangai sepanjang 261 Km

- Pembangunan Jembatan Nunukan – Tinabasan – Simenggaris sepanjang 6 Km

- Pembangunan Jembatan Pulau Laut – Pulau Kalimantan, dengan bentangan 6 km

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved