Kabar Banjarmasin
MUI Se-Kalsel Bahas Jurnalisme Dakwah
Ahmad Barjie memaparkan tentang tuntunan praktis menulis karya ilmiah dan artikel populer di media massa.
Penulis: Burhani Yunus | Editor: Mustain Khaitami
TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Guna menyamakan pemahaman tentang jurnalisme dakwah Islam, meningkatkan kesadaran penulisan dan dai mengenai pentingnya publikasi serta lebih meningkatkan tanggungjawab terhadap media yang terus berkembang, Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan menggelar Worhshop Jurnalis Dakwah Islam se-Kalsel, Selasa (9/1/2017).
Acara yang dilaksanakan selama sehari dengan tema "Meningkatkan Peran dan Fungsi Ulama dengan Umat oleh Komisi Informatika dan Komunikas Majelis Ulama (MUI) Kalsel" tersebut dilaksanakan di lantai II Hotel Nasa Banjarmasin.
Acara dibuka Ketua MUI Kalsel, KH Husin Nafarin Lc, diikuti 50 perwakilan MUI kabupaten/kota serta pengurus dan perwakilan MUI Kalsel, dengan pemateri DCH Ahmad Barjie B.
Ahmad Barjie memaparkan tentang tuntunan praktis menulis karya ilmiah dan artikel populer di media massa.
Narsumber lainnya adalah HM Fadhly Mansoer, yang menyampaikan meteri tentang teknik komunikasi/pengenalan konten majalah dakwah.
Ada juga materi mengenai desain cover dan layout oleh Irhamsyah Safari dari Banjarmasin Post Group, dan Titian Agustina Abdurragmann (anggota Komisi Informatika dan Kemunikasi MUI Kalsel) yang memberikan materi teknik menulis artikel (sosial dan keagamaan).
Drs H Irhamsyah Safari selaku ketua Worhshop mengatakan, acara tersebut merupakan program rutin bidang komisi Komisi Informatika dan Komunikas Majelis Islam (MUI) Kalsel dilaksanakan sejak 2015.
Drs H Irhamsyah Safari mengakui acara tersebut penting dilaksanakan dengan kemajuan media sosial sekarang ini.
"Pemikiran majelis ulama ini tidak hanya berceramah di atas mimbar atau podium. Itu sudah efektik menyampaikan kepasa umat. Tetapi kita juga menginginkan seluruh MUI se kabupaten kota bisa membuat tulisan atau artikel dengan mempublikasi pemikiran mereka melalui media sosial untuk kepentingan umat," kata H Irhamsyah Safari.
H Irhamsyah Safari mengatakan, tujuan dilaksanakannya acara tersebut yakni Guna menyamakan pemahaman tentang jurnalisme dakwah Islam, meningkatkan kesadaran penulisan dan dai mengenai pentingnya publikasi serta lebih meningkatkan tanggungjawab terhadap media yang terus berkembang Menelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan menggelar Worhshop Jurnalis Dakwah Islam se Kalsel.
Ketua MUI Kalsel HM Husin Nafarin menyanbut positif kegiatan tersebut sebagai media dakwah
HM Husin Nafarin berharap kegiatan tersebut bisa menambah wawasan seluruh pengurus MUI kabupaten kota dan kemudian bisa ditularkan kepada yang mau menerima didaerahnya masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut MH Husin Nafarim bisa membuat tulisan dan memasukannya ke media-media terbitan Kalsel.
H Luthfi Hidayat SP MP bidang ekonomi dan pemberdayaan umat MUI Kabupaten Tapin yang merupakan salah satu peserta sangat menyabut positif acara tersebut.
Menurutnya karena temanya tentang komunikasi karena yang dirasakan selama ini salah satu persoalan MUI Kabupaten Tapin yakni masalah komunikasi.
"Jujur aja sementara ini kita agak telat dalam beberapa informasi," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribun-kalteng-workshop-mui-se-kalsel_20170109_113245.jpg)